Begini Kronologi Penjemputan MA yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -
ISTIMEWA : Penjemputan pasien positif/Poto JPNN

SUMEDANG – Salah seorang warga Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan diduga terkonfirmasi positif covid-19 dan di lakukan penjemputan oleh tim PSC 119 di Masjid Nurul Huda Desa Sukajaya. Sementara 12 orang yang kontak erat dengan orang tersebut akan di Swab Tes.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri menyebut kewaspadaan harus tetap dijaga dan ditingkatkan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Kami informasikan, bahwa hasil test SWAB atas nama MA, warga Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan Terkonfirmasi Positif Covid-19,” ujar Iwa.

Saat ini, MA sudah di isolasi di RSUD Kabupaten Sumedang. MA sebelumnya dijemput Rabu Sore di masjid Nurul Huda, Sumedang Selatan.

“Penjemputan dilakukan oleh Tim PSC 119 di Masjid Nurul Huda Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan, setelah MA melakukan Shalat Ashar Berjamaah di Masjid tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, hasil tracing terhadap perjalanan yang bersangkutan ada 12 orang yang melakukan kontak erat dan semuanya kini dalam posisi diisolasi untuk dilakukan SWAB Test besok.

“Kedua belas orang tersebut, 7 orang Sumedang, 3 orang Depok, dan 2 orang Bandung,” tambah iwa.

Lebih lanjut, menurut Iwa 5 orang terduga lainnya yang berasal dari luar Kabupaten Sumedang sudah dilakukan Komunikasi intens antar Dinas terkait.

Untuk diketahui, kronologis MA yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, telah melakukan perjalanan yang cukup banyak.

MA yang kini positif, sebelumnya menjemput Ibunya yang tinggal di Depok, untuk persiapan pernikahan kakaknya yang berinisial H.

Tujuh hari sebelum resepsi pernikahan, H (kakak MA) dan Y (Ibu MA) bersilaturahmi ke rumah Alm Ust H, yang meninggal karena Covid-19. Dan selama 7 hari tersebut, MA melakukan perjalanan pulang pergi Sumedang-Bandung.

Setelah resepsi pernikahan sang kakak, MA juga melakukan perjalanan ke Tasikmalaya selama satu hari.

“Sepulang dari Tasikmalayan, MA baru merasakan sesak, batuk dan demam serta pegal-pegal. Hingga dilakukan tes Swab di hari Ke-empat, setelah gejala tersebut dirasakan,” terang Iwa.

“Lalu, setelah 6 hari, atau tepatnya hari ini, hasil SWAB nya keluar dan terkonfirmasi Positif Covid-19,” tambah Iwa yang juga Kepala Dinas Kominfosanditik Kabupaten Sumedang.

Dengan kejadian ini, Iwa menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam melakukan aktivitas di masa AKB.

“Kami tetap mengingatkan, untuk tetap lakukan protokol kesehatan. Jaga jarak, Cuci tangan dan pastikan untuk selalu menggunakan masker,” tutupnya. (rls/jim)