Inilah Pesan Bupati Sumedang Agar Pelaku UMKM Bangkit di Era New Normal

oleh -

KOTA – Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Sumedang menyambut baik dengan adanya silaturahmi penggiat UMKM se-Kabupaten Sumedang yang digagas Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Sumedang.

“Kami menyambut baik, mudah-mudahan setelah kegiatan ini, silaturahmi UMKM semakin erat apalagi diagendakan akan silaturahmi rutin bulanan untuk kedepannya,” ucap salah satu pelaku UMKM Sumedang dari Osasuka (Olahan Sawo Sukatali) Zulfikar Hilmansyah Mansur kepada RadarSumedang.id.

Zulfikar menambahkan, Bupati Sumedang memberikan ruang yang seluas-luasnya terhadap kifrah UMKM agar lebih maju dan sejahtera.

“Semoga, ini menjadi titik cerah UMKM Sumedang, apalagi Pak Bupati memberikan ruang seluas-luasnya dan telah membuat kebijakan yang strategis untuk kemajuan UMKM Sumedang. Semoga Forum silaturahmi UMKM ini makin erat, kompak dan menggapai kemajuan bersama menuju Sumedang yang sejahtera,” katanya.

Sementara itu, dikutif dari laman sosial media pribadi milik Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menjelaskan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus optimis saat pandemi Covid-19 ini. UMKM menjadi senjata baru untuk mencari peluang serta memanfaatkan peluang yang ada.

“UMKM harus bisa menangkap peluang saat kebiasaan baru atau new normal ini seperti pembuatan masker maupun face shield. Siang tadi di Kampung Ladang, Kecamatan Sumedang Selatan dilakukan silaturahmi dengan UMKM se-Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Menurutnya, Pandemi ini berdampak pada penghasilan UMKM yang sangat menurun. Di saat seperti inilah jiwa enterpreneurship harus dikuatkan, berani mengambil risiko.
Diskoperindag akan berkoordinasi supaya jaringan pasar modern, minimarket menyediakan space untuk produk UMKM dengan standar kualifikasi tertentu.

“Pemkab Sumedang sudah bekerja sama dengan pengelola tol Cisumdawu, PT CKJT, di area istirahat atau rest area ada gerai khusus untuk menjual produk-produk unggulan UMKM Sumedang,” tutupnya. (tha).

oleh