Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cikondang Gotong Royong Perbaiki Jalan

oleh -

SUMEDANG – Warga di tiga RW di Lingkungan Cikondang, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan terpaksa harus udunan (iuran) untuk memperbaiki akses jalan yang berlubang.

Padahal jalan ini diketahui merupakan jalan Kabupaten dan berlokasi di pusat Kota Sumedang. Bahkan saking antusiasnya warga rela bergotong royong menarik stum menggunakan tali tambang dijalan yang menanjak.

Salah seorang warga, Ojar Rastapraja menuturkan, atas persetujuan Lurah Pasanggrahan Baru Prama pihaknya membentuk kepanitiaan untuk menambal jalan sepanjang 1,5 Km itu. Karena alih-alih tak kunjung diperbaiki sejak tahun 2009 lalu, warga di tiga RW itu pun sepakat untuk gotong royong menambal jalan meski harusb udunan.

“Jalan ini merupakan kebutuhan masyarakat setiap hari sehingga kalau terus-terusan rusak kami khawatir banyak kecelakaan. Jadi masyarakat di tiga RW ini sudah enggak nyaman lah dengan kondisi jalan rusak seperti ini,” tutur Ojar kepada Radar Sumedang, Senin (13/7).

Amang Ojar sapaan akrabnya menuturkan, perbaikan jalan yang melintasi tiga RW ini belum tersentuh oleh Pemerintah daerah. Sehingga sesuai rekomendasi dari Lurah pihaknya mencoba membangkitkan gotong royong warga.

Alhasil masyarakat sangat antusias meskipun anggaran yang terkumpul masih jauh dari apa yang diharapkan, terlebih saat ini masih dalam suasana Covid.

“Jadi saat PSBB kemarin, kita kan enggak mungkin melakukan gotong royong, karena sama saja kita melanggar aturan PSBB. Nah setelah memasuki New Normal atas rekomendasi Pa Lurah dan desakan dari warga, maka kami memulai untuk menggarap sendiri perbaikan jalan,” katanya.

Tak sampai disitu, karena mengaspal jalan berlubang dibutuhkan mobil penggilas aspal (stum) maka pihaknya meminta bantuan kepada pihak yang berkepentingan.

Namun muncul masalah baru yakni stum Tak kuat melaju di jalan yang menanjak. Terlebih kontur jalan cenderung menanjak. Hingga akhirnya atas inisiatif warga, sampai-sampai stum harus ditarik oleh sekira 20 orang lebih warga menggunakan tali tambang.

“Kan di Cilipung mah jalannya nanjak, saking antusiasnya turun semua masyarakat supaya jalan bisa ditambal. Meskipun sebelumnya saya sempat ragu enggak bisa ketarik, tapi ada bisikan bakalan naik gitu lah,” ungkapnya.

Sementara Lurah Pasanggrahan Baru Prama Parameswara mengatakan, berdasarkan hasil udunan warga dari tiga RW dan beberapa donatur, sudah terkumpul dana kurang lebih Rp. 17,3 juta untuk memperbaiki jalan Cikondang – Cilipung (Banceuy). Sementara kebutuhan perbaikan jalan diperkirakan Rp. 32,5 juta.

“Ini kita murni swadaya masyarakat dengan posisi warga masyarakat tiga RW 14,15,16 meminta agar jalan ditambal, dan akhirnya dibentuk kepanitiaan. Awalnya memang hanya ditambal tapi lama-lama diaspal semuanya (lakpen),” ujarnya kepada Radar Sumedang di ruang kerjanya. (Jim).

oleh