Berikut Alasan Bupati, Apabila Sumedang Kembali Menerapkan PSBB

oleh -

SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memastikan meski per hari ini terjadi penambahan kasus baru positif Covid-19 di Sumedang sebanyak dua orang.

Namun pihaknya bakalan mengkaji terlebih dahulu kemungkinan kembalinya Kabupaten Sumedang ke masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Belum nanti kita kaji dulu. Yang jelas sekarang total kasus positif ada empat. Sehingga kami akan semakin memperketat pelaksanaan AKB supaya tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya kepada Radar Sumedang usai menghadiri peresmian tempat usaha kelompok design grafis disabilitas di Kampung Panunjang, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Selasa (14/7).

Dikatakannya penambahan kasus positif merupakan hasil pengembangan dari pasien nomor 14. Karenanya secara pribadi dirinya sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan melakukan penjemputan dan isolasi pada dua orang pasien positif yang baru ini.

Disamping itu pula, pihaknya sudah meminta agar dilakukan penyemprotan disinfektan kepada rumah di Jalan Cut Nyak Dien tersebut, dan juga melakukan tracing kembali kepada dua orang yang kontak erat baru.

“Yang baru ini kan sudah melakukan kontak dengan siapa aja. Sekarang kita tracing lagi siapa yang kontak erat dengan yang dua ini. Nanti setelah tracing langsung di SWAB secepatnya sehingga bisa cepat terlacak serta diisolasi,” katanya.

Bupati menambahkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil tracing kepada beberapa orang lainnya yang pernah kontak erat.

“Mudah-mudahan yang lainnya negatif lah,” tandasnya.

Sebagai informasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman memastikan bahwa per hari ini dua orang warga Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan dinyatakan positif Covid-19.

Kedua orang ini dinyatakan positif setelah sebelumnya kontak erat dengan pasien nomor 14.

“Iya betul tadi hasil SWAB dari dua orang yang pernah kontak dengan pasien MAF sudah keluar. Dan dua orang yang kontak erat dengan MAF dinyatakan positif Covid-19” kata Dadang kepada wartawan via sambungan WhatsApp, Selasa (14/7) siang. (jim)

 

oleh