Covid-19 Hambat Pembangunan Tol Cisumdawu

oleh -
Direktur Teknik PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Bagus Medi Suwarso saat kegiatan beberapa waktu lalu

KOTA – Proses pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dipastikan meleset dari target awal. Awalnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu ditargetkan selesai pada akhir 2020. Namun karena sejumlah faktor, pembangunannya diperkirakan baru selesai pada pertengahan 2020.

Direktur Teknik PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Bagus Medi Suwarso mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor penyebab molornya pembangunan jalan tol sepanjang 61,6 Km penghubung Cileunyi-Sumedang-Majalengka tersebut.

“Pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala, karena ada pembatasan orang di lapangan kami jadi tidak bisa maksimal,” kata Bagus, ditemui usai audiensi dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara, Rabu (15/7/2020).

Sejak pandemi Covid-19, lanjut Bagus, pihaknya harus bekerja dengan memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Sehingga mobilisasi dan transportasi di lapangan jadi terhambat.

“Jadi suka tidak suka proses pembangunan juga terlambat,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Bagus, pihaknya mengalami kendala dalam pembebasan, seperti ketidaksesuaian harga, adanya penolakan.

“Dalam konteks pembebasan lahan ini tidak semudah apa yang diperkirakan, kami harus berhati-hati, agar jangan sampai ada ganti rugi, tapi ganti untung,” tuturnya.

Bagus menuturkan, proses pembangunan seksi 1, 2, dan 3 (Cileunyi-Rancakalong-Sumedang kota-Cimalaka) yang awalnya ditargetkan selesai pada akhir 2020, kini diperkirakan bakal selesai pada September 2021.

Adapun proses pembebasan lahan hingga saat ini yakni seksi 1 sudah 80 persen, seksi 2 (95 persen), seksi 3 sudah selesai.

Kemudian seksi 4 (8 persen), seksi 5 (17,6 persen), dan seksi 6 (80 persen).
Seksi 4, 5, dan 6 yang awalnya ditargetkan selesai pada 2021, diperkirakan baru bisa selesai pada pertengahan 2022.

“Jadi kami bangun yang seksi 6 dulu. Jadi kami perkiraan pertengahan 2022 sudah bisa kami operasikan dari Cileunyi sampai Bandara Kertajati,” ucapnya.

Ia berharap masalah pemebeasan lahan cepat tubtas, pandemi Covid-19 segear berakhir, agar pembangunan Jalan Tol Cisumdawu bisa dipacu lagi. (gun)

oleh