Warga Khawatir Yanto Meninggal Mendadak

oleh -
ISTIMEWA DOK JPNN

BUAHDUA – Warga Kampung Cilogang Desa Buahdua Kecamatan Buahdua dikagetkan dengan ditemukannya salah seorang warga bernama Yanto (60) yang meninggal secara mendadak, Rabu (28/7). Warga kawatir Yanto meninggal karena terpapar Covid-19. Yanto ditemukan terbujur kaku di rumah Ade Sahmana (60), yang masih tetangganya.

“Awalnya Pak Yanto datang ke rumah saya jam 9 malam, dia bilang mau numpang tidur. Dia (Yanto) memang sering main ke rumah saya,” kata Ade.

Ia melanjutkan, saat datang ke rumahnya, Yanto terlihat biasa-biasa saja. Yanto langsung masuk ke kamar belakang rumah Ade, dan langsung tidur.

“Dia bilang sedang ada masalah sama istrinya, langsung masuk kamar. Pas pagi-pagi sekitar jam 05.30 saya lihat ke kamar belakang ternyata wajahnya pucat, beda dengan wajah orang tidur biasa,” ujarnya.

Merasa curiga, Ade langsung melaporkan kejadian itu ke keluarga Yanto dan warga lainnya.

“Saya sama warga juga tidak berani nyentuh karena kan sekarang sedang (pandemi) korona, jadi hanya berani lihat saja,” ujarnya.

Warga pun melaporkan kejadian itu ke Polsek dan PKM setempat. Polisi dan petugas kesehatan PKM langsung memeriksa jasad Yanto. Polisi pun memastikan Yanto tidak terpapar Covid-19. Jasad Yanto dievakuasi sekitar pukul 07.00 setelah mendapat pemeriksaan medis.

“Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya, dugaan kami yang bersangkutan meninggal karena penyakit jantung yang sudah lama dideritanya,” ujar Kapolsek Buahdua, AKP Sutrisno.

Warga lainnya, Cepi (40) menuturkan, Yanto sudah lama mengeluh sakit dada, namun tidak merasa sesak nafas.

“Memang sudah lama ngeluh sakit dada, dan sudah beberapa kali berobat,” tuturnya. (gun)

 

oleh