Konsolidasi GMBI tak Abaikan Protokol Kesehatan

oleh -
TRI BUDI SATRIA/RADAR SUMEDANG KONSOLIDASI: Kegiatan konsolidasi internal LSM GMBI DPD Sumedang yang dilaksanakan pada Rabu (29/7), sekaligus mempersiapkan keberangkatan untuk memperingati HUT ke-18 GMBI tingkat nasional di Kabupaten Purwakarta.

PASEH – Perayaan HUT GMBI yang biasanya rutin digelar setiap Maret, untuk tahun sekarang diagendakan pada Agustus. Kegiatan konsolidasi internal LSM GMBI DPD Sumedang yang dilaksanakan pada Rabu (29/7), sekaligus mempersiapkan keberangkatan untuk memperingati HUT ke-18 GMBI tingkat nasional di Kabupaten Purwakarta.

Ketua LSM GMBI DPD Sumedang Yudi Tahyudin mengatakan, konsolidasi internal dilakukan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan. “Konsolidasi ini tetap dilakukan dan jangan menjadi hambatan dengan situasi sekarang ini. Semua peserta rapat konsolidasi mengenakan masker dan duduk menjaga jarak sesuai anjuran pemerintah,” tandasnya.

Dia menekankan kepada para anggotanya agar tetap mendisiplinkan diri terkait tentang mekanisme kepengurusan di setiap KSM tingkat kecamatan dan setiap Pokja tingkat desa-desa. “Semua kepengurusan dan keanggotaan kita rapihkan untuk persiapkan diri memperingati HUT GMBI di Purwakarta pada Agustus nanti,” ucapnya.

Estimasi para anggota yang akan diberangkatkan dalam HUT GMBI mendatang antara 300 hingga 500 personil yang dihimpun dari seluruh penjuru Kabupaten Sumedang. “Nanti di acara HUT GMBI tingkat nasional itu kami ingin tampilkan sebagai kebanggaan dari Sumedang dan tetap menjaga nama baik interen GMBI Sumedang,” papar Yudi.

Menurutnya, Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS) tidak sebatas unggul dan terpusat dalam penampilan dari berbagai keseniannya. Akan tetapi budaya dalam arti luas dan lebih mendasar adalah peradaban dalam kehidupannya. Sehingga sebagai orang Sumedang harus mampu menjadi contoh mempunyai disiplin tinggi dan tanggungjawab penuh.

“Kami bangga jadi orang Sumedang yang budayanya melekat di diri sendiri, yang bisa ditanamkan untuk bertanggungjawab. Mampu berdisiplin dan menghargai waktu serta berkiprah menghargai diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (tri)

oleh