17 Pelanggar Disuruh ‘Push Up’

oleh -

JATINANGOR – Sebanyak 17 orang warga Jatinangor yang kedapatan tidak memakai masker saat berada diluar rumah mendapatkan sangsi sosial berupa teguran dan Push Up.

Sangsi tersebut diberikan sesuai sesuai dengan perbup No. 74 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif warga yang tidak memakai masker.

Kasi Trantib Kecamatan Jatinangor Endang Sukayat mengatakan giat tersebut melibatkan unsur Kecamatan Jatinangor sebanyak 4 orang, anggota Polsek Jatinangor 3 orang dan anggota Koramil sebanyak 3 orang.

“Kami mendatangi lokasi terutama ruang publik yakni Jln. Raya Ir. Soekarno depan Kecamatan, batu rumpil sekitar PT Kahatek Desa Cisempur dan lingkungan Indomaret Desa Cintamulya,” tambahnya.

Sementara itu, disejumlah titik keramaian seperti di Jatos dan Griya Jatinangor serta tempat tempat yang biasa terjadi kerumunan dijaga ketat oleh petugas.

Salah seorang Anggota Polsek Jatinangor yang bertugas di Griya Jatinangor, Aiptu Gum Gum mengatakan, pihaknya saat ini bertugas memantau warga Jatinangor ataupun warga diluar Jatinangor yang datang berbelanja. Apabila ada yang tidak menggunakan masker pihaknya akan langsung menegur dan mengingatkanya.

“Kami hanya sebatas mengingatkan, nanti untuk penindakan ada dari Satpol PP Satuan Kecamatan Jatinangor, kami hanya mendampingi saja,” tambahnya.

Selama tiga hari ini, kata ia, banyak pengunjung taat terhadap aturan dengan menggunakan masker.

“Pada intinya mereka mematuhi Prokes bahkan pihak pengelola swalayan selalu memberikan himbauan woro woro agar pengunjung mematuhi prokes,” katanya.

Sementara pengunjung Griya Jatinangor asal Desa Sindangsari Kecamatan Sukasari Rismayanti mengatakan, pihak sudah tahu terkait dengan pemberlakuan sangsi atau denda bagi warga yang tidak menggunakan masker. Diketahuinya baik itu melaui medsos ataupun pemberitaan di media massa.

“Kami sangat mendukung dengan adanya Perbup No 75/2020 dimana pemerintah sangat memperhatikan warganya demi menjaga kesehatannya. Semoga saja Covid 19 cepat berlalu, jujur saja sekarang ini mau kemana mana selalu was-was dan takut terpapar virus,” pungkasnya.(tha).

oleh