Kisah Nurwahidah Rela Berjalan Sejauh 7 KM Demi Dapat Bantuan Dari Baznas Sumedang

oleh -

Radarsumedang.id – Baznas Kabupaten Sumedang melalui Layanan Aktif Baznas (LAB) memberikan bantuan kepada Nurwahidah (42), janda dua orang anak, warga Dusun Margamukti RT 04 RW 05 Desa Licin Kecamatan Cimalaka. Nurwahidah merupakan warga kurang mampu, untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari hanya mengandalkan jasa pijat, itupun tidak setiap hari ada yang memanggil.

“Kalau tidak ada panggilan memijat atau kebutuhan tidak tercukupi saya suka ngamen dijalanan,” ujar Nurwahidah, di Kantor Baznas Sumedang, Selasa (25/8/2020).

Dikatakan, beban hidupnya semakin berat sejak adanya wabah virus korona. Ia mengaku jarang mendapatkan panggilan untuk jasa pijat. Hingga kontrakan yang ditempati bersama kedua anaknya menunggak selama 4 bulan.

“Saya terus berusaha cari uang untuk menutupi tunggakan, dan mendapatkan informasi dari tetangga untuk mencoba meminta bantuan ke Baznas Sumedang,” ujarnya.

Akhirnya doa Nurwahidah terkabul, setelah Ia berjalan kaki sejauh 7 Km lebih, dari Cimalaka ke Kantor Baznas Sumedang untuk mengajukan bantuan. Perjuangan Nurwahidah menuju Kantor Baznas Sumedang juga tidak mulus, Ia harus bertanya beberapa kali karena belum tahu letak kantor Baznas.

“Saya tidak punya uang sepeserpun, jadi jalan kaki dari Cimalaka ke sini (Kantor Baznas), di jalan tanya-tanya ke orang karena belum tahu di mana Baznas. Alhamdulillah saya diantar pulang oleh Baznas, terus dikasih bantuan juga untuk kebutuhan dan bayar kontrakan selama 4 bulan. Terima kasih kepada Baznas Sumedang yang sudah mau membantu keluarga saya,

Ketua Baznas Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, Baznas Sumedang melalui LAB akhirnya memberikan bantuan kepada Nurwahidah dan kedua anaknya, berupa pelunasan uang kontrakan selama 4 bulan.

“Selain bantuan untuk membayar uang kontrakannya, kami jug memberi bantuan bekal biaya hidup, dan bahan makanan pokok untuk kebutuhan keluarga Bu Nurwahidah,” ucapnya. (gun)