Usaha Jeruk Lemon Menjanjikan, Omset Tembus 40 Juta Perbulan.

oleh -
Herman Habibullah saat berkunjung ke kebun milik Kelompok Petani Lemon Sentosa Jaya Pasanggrahan Cijambu Kec. Tanjungsari Kabupaten Sumedang.

TANJUNGSARI – Peluang usaha budidaya jeruk lemon sangat menjanjikan bagi para petani di Dusun Pasanggrahan Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari. Pasalnya selain bisa panen tiap Minggu, peluang pasarnya pun cukup terbuka luas.

Kualitas lemon dalam negeri tak kalah dengan produk impor. Terlebi dengan Pola Tanam Organik yang memiliki banyak keunggulan dibanding dengan Anorganik diantaranya menjaga hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang dihasilkan dari petani yang tidak menggunakan pestisida/bahan kimia.

Selain itu, keunggulan Pola Tanam Organik mampu menjaga kesehatan lingkungan, kesuburan tanah dan yang paling mengesankan bagi petani adalah biaya operasional murah dan harga jual hasil tani lebih tinggi dibanding yang anorganik.

Salah seoarang penggerak petani lemon california organik Kabupaten Sumedang
Dian Diawan menuturkan ide ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tidak merusak lingkungan dan tentunya mengajak para petani untuk ikut menjaga kesahatan dengan bertani yang alami dan menghasilkan dua kali lipat.

“Dari lahan 3,6 ha ditanam 4320 pohon dan baru 1200 pohon yang sudah bisa dipanen dengan menghasilkan 400kg perminggu atau 1,6 ton perbulan dan menghasilkan Rp30 juta sampai Rp40 juta, ini baru 29% dari total pohon yang ditanam karena usianya variasi mulai dari 2 bulan sampai 1,5 tahun,” ucapnya. Selasa (08/09).

Abah Vsan panggilan akrab Dian Diawan menambahkan ingin meningkatkan dan mengembangkan usaha pertanian dengan Pola Tanam Organik (PTO) ini, salah satunya membuka jaringan pemasaran melalui dinas terkait.

“Kami mengharapkan ada perhatian dan pembinaan dari pemerintah Kabupaten Sumedang mengenai keberlangsungan para petani lemon california organik ini, agar semakin maju dan berkembang,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kab Sumedang Herman Habibullah, mengapresiasi dan menyatakan dukungannya sekaligus menyampaikan tentang pertanian sehat terpadu, yaitu dengan memproduksi pupuk sendiri dengan memanfaatkan mikroorganisme dari buah buahan dan sayuran ataupun dengan pupuk kandang.

“Kami juga akan mendorong pemasaran hasil produk pertanian dengan adanya uluran tangan pemerintah melalui dinas-dinas terkait agar hasilnya lebih maksimal dan membuktikan peran pemintah dalam mensejahterakan masyarakatnya, pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang berpihak kepada petanis,” ucapnya.

Dalam akhir kunjunganya, ke kebun milik Kelompok Petani Lemon Sentosa Jaya Pasanggrahan Cijambu Kec. Tanjungsari Kabupaten Sumedang, Herman menyampaikan ada beberapa program yang bisa di integrasikan dengan Poktan, yaitu seperti bantuan bibit, pohon produktif, maupun sarana pertanian lainnya. (tha).