Belum Diresmikan, Jalan Tol Cisumdawu Sudah Makan Korban

oleh -

PAMULIHAN – Nahas menimpa OT (47) warga Desa Pamekaran Rancakalong dan NN (27) warga Desa/Kecamatan Pamulihan harus meregang nyawa diarea Tol Cisumdawu tepatnya di Dusun Babakanloa RW 07 Desa Citali setelah mobil yang ditumpanginya terperosok masuk keparit.

Kapolsek Pamulihan IPTU Ahmad Sahidin mengatakan kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekira pukul 13.20 WIB di jalan Tol Cisumdawu STA 10 saat kendaraan mobil Mitsubishi Colt Z 1346 AE yang dikemudikan OT(47) warga Dusun Cimacan RT 11 RW 03 Desa Pamekaran Kecamatan Rancakalong datang dari arah Rancakalong menuju Tanjungsari.

“Menurut keterangan para saksi, kendaraan tersebut datang dengan kecepatan tinggi, sesampainya di TKP setelah melewati jalan lurus dan hendak menikung / berbelok ke kiri bila dilihat dari arah rancakalong menuju tanjungsari, kendaaran hilang kendali dan terperosok masuk ke parit sehingga terjadi benturan dengan tanah dan terguling,” ucapnya kepada Radar Sumedang.

Selain mengakibatkan dua orang meninggal dunia, kata Kapolsek, juga mengakibatkan empat orang mengalami luka berat yakni S (18) warga Dusun Antareja Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara, KU (16) warga Dusun Cimasuk II RT/RW 03 Desa Pamulihan, NS (18) Dusun Cigadog RT 07 RW 02 Desa Pamekaran Kecamatan Rancakalong dan MZP (5) anak dari NN warga Dusun Cimasuk II RT/RW 03 Desa Pamulihan.

“Mereka mengalami luka robek pada bagian kepala, tangan dan kaki dan memar pada bagian paha dan benturan di badan,” ucapnya.

Selanjutnya, kata ia, korban yang meninggal dunia dirujuk kekamar jenazah RSUD Sumedang, dan untuk korban yang mengalami luka untuk sementara dalam penanganan medis pihak Puskesmas Tanjungsari.

Perlu dketahui, Personil Polsek Pamulihan yang mendatangi TKP yaitu dipimpin langsung oleh kapolsek pamulihan Iptu Ahmad Sahidin, SH didampingi Kanit Intelkam Aipda Lili Suryadi, Kanit Sabhara Aipda Budi Alamsyah, Bripka Supendi, Bripka Robi dan Bripka Ujang ruslan, Sedangkan dari Unit Laka Lantas Polres Sumedang Bripka Jujun dan Brika Asep Rasidi. (Tha)