Kejari Ingatkan LPM Untuk Hati-hati Kelola Bansos Rutilahu

oleh -

Radarsumedang.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, mewanti-wanti kepada lembaga desa seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) agar lebih berhati-hati dalam melakukan pengelolaan anggaran program bantuan sosial pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Menurutnya, program bantuan Rutilahu sangat rentan terjadi tindak pidana. Hanya saja dalam hal ini peran Aparat Penegak Hukum (APH), tidak serta merta ikut campur dalam pelaksanaan program tersebut.

“Jadi, jika ada laporan pengaduan terkait pelaksanaan program Rutilahu, itu bisa ditangani atau diolah dan ditelaah oleh Posko Pengaduan ditingkat Kabupaten, yang dalam hal ini adalah Dinas Perkimtan. Karena mereka masuk dalam tim teknis. Kecuali kalau ada indikasi tindak pidana bisa dilaporkan ke APH,” ujar Kepala Seksi Intelejen Kejari Sumedang Agus Hendra Yanto saat di dikonfirmasi sejumlah awak media usai memberikan materi pada Sosialisasi Penerima Bantuan Perbaikan Rutilahu di Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kab. Sumedang, baru-baru ini.

Karenanya, Kejari kata dia sudah mewanti-wanti kepada LPM yang merupakan tim pelaksana program bantuan Rutilahu, agar senantiasa berhati-hati dalam mengelola anggaran bantuan tersebut.

“Iya kemarin saat sosialisasi, sudah kita sampaikan agar para pelaksana berhati-hati mengelola anggaran bantuan Rutilahu tersebut,” ucapnya.

Sementara, Kepala Disperkim Provinsi Jawa Barat, Boy Iman Nugraha menyampaikan, dari program perbaikan 11.000 unit rutilahu di Jawa Barat, ratusan diantaranya ada di Kabupaten Sumedang.

Dikatakan, 24 LPM Desa yang merupakan perwakilan calon penerima calon lokasi (CPCL) berasal dari Kabupaten Sumedang.

CPCL sambung Boy, merupakan penerima bantuan program perbaikan rutilahu di Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020.

Dari setiap LPM atau dari 24 desa, akan menerima bantuan untuk 20 unit rutilahu untuk menyukseskan program kerja Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sesuai dengan visi misi ‘Jabar Juara Lahir Batin’.

“Bantuan rutilahu ini bertahap, dimana setiap LPM desa yang hadir akan dapat bantuannya untuk 20 unit. Kecuali untuk Desa Margalaksana dan juga Desa Sukajaya, masing-masing akan dapat 40 unit bantuan rutilahu,” jelasnya. (jim)