Kesbangpol Sebut Banyak Ormas Tak Diketahui Keberadaanya

oleh -
Kepala Kesbangpol Sumedang Asep Tatang Sujana / Istimewa

Radarsumedang.id – Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana mengatakan dari 568 Ormas yang tercatat di Kabupaten Sumedang hanya 249 ormas yang masih melaporkan kegiatannya. Sisanya tidak diketahui keberadaannya lantaran tidak pernah ada laporan kepada kesbangpol.

Pihaknya memastikan akan melakukan penertiban kepada ormas – ormas di Kabupaten Sumedang apabila selama tiga kali berturut-turut tidak melaporkan kegiatannya.

“Kalau dilihat dari jumlah keseluruhan, hanya 50 persen yang aktif dan masih melapor,” kata Asep Tatang kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakan, ada tiga hal yang dipertimbangkan Kesbangpol terhadap eksistensi suatu Ormas. Diantaranya legalitas pusat atau Administrasi Hukum Umum (AHU). Kedua, sejauh mana keberadaan ormas tersebut sudah tercatat di Kesbangpol, dan ketiga, sejauh mana kegiatan ormas tersebut sudah melaksanakan Pasal 39 Permendagri Nomor 27 Tahun 2017.

“Pasal tersebut mengatur kewajiban ormas, untuk melaporkan kegiatannya setiap enam bulan sekali. Jika misalnya hanya ada dua saja yang mereka miliki, maka kami anggap tidak melaksanakan kewajibannya sebagai ormas,” ujarnya.

Meski demikian sebagai badan yang mengatur masalah keorganisasian, Kesbangpol tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan keberadaan ormas yang dinilai telah melanggar ketentuan. Sehingga pihaknya hanya sebatas memberikan referensi atau laporan ke kementrian.

“Jika mereka (ormas,red) tidak menganggap Kesbangpol sebagai sesuatu yang harus dilapori, ya silahkan saja. Tapi ada ketentuan undang – undangnya yang mengharuskan ormas melaporkan kegiatannya setiap enam bulan sekali,” imbuhnya.

Disamping itu pula, pria yang dikenal humoris ini juga menambahkan, tidak ada sanksi bagi ormas yang seperti itu.

“Hanya saja, jika ada sesuatu hal yang kaitannya dengan kebutuhan ormas, yang bersangkutan harus memenuhi persyaratan yang dibutuhkan,” tandasnya. (jim)