Pelanggar Prokes Masih Banyak, Pol PP Perpanjang Pelaksanaan Penertiban

oleh -
Satpol PP saat menindak pelanggar Prokes

Radarsumedang.id – Divisi Penegakan Hukum (Gakum) Gugus Tugas Kabupaten Sumedang memastikan, penerapan sanksi administratif bagi pelanggar Perbup tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan tahap III ini pun, jumlah pelanggarnya masih tetap banyak telah masuk ke tahap III.

Anggota Divisi Gakum Gugus Tugas Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, di penerapan sanksi administratif tahap III petugas masih menemukan banyak pelanggar. Sehingga dipastikan tingkat kesadaran warga Sumedang dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sampai saat ini masih rendah.

“Memang betul, jumlah warga yang kedapatan melanggar prokes pada operasi penegakan disiplin tertib kesehatan tahap III juga masih tetap banyak. Bahkan pelaksanaan razia tertib Prokes yang semula akan berakhir sampai Jumat (11/9/2020) lalu, akhirnya harus diperpanjang lagi sampai 14 hari ke depan,” ucap Rizzal kepada Radar Sumedang, Senin (14/9).

Disebutkan Rizzal, sejak dilakukan penerapan sanksi administrasi bagi pelanggar tertib kesehatan tahap III mencatat, setidaknya ada 200 orang lebih yang melanggar per harinya.

“Pada hari pertama saja penerapan sanksi tahap III hari Sabtu (12/9) kemarin jumlah pelanggarnya ada 211 orang. Kemudian hari kedua atau kemarin ada 228 orang, dan hari senin sekarang pun berdasarkan laporan jumlah pelanggarnya sudah diatas 200 orang,” sebut Rizzal yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang -undangan Daerah (PPUD) pada Satpol PP Kab. Sumedang.

Karenanya Rizzal meminta kepada masyarakat Sumedang supaya dapat mematuhi Prokes dengan baik, salah satunya selalu memakai masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, tetap jaga jarak, dan jauhi kerumunan.

Sebab sejatinya, imbauan dan anjuran pemerintah tak lain adalah untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyebaran Covid-19.

“Karena bagaimanapun juga, tujuan pemerintah daerah memberlakukan Perbup Nomor 74 tahun 2020 ini, semata-mata hanya untuk mendisiplinkan masyarakat agar selalu mematuhi Prokes selama menjalankan aktivitasnya. Supaya masyarakat Sumedang dapat terhindar dari bahaya penularan virus,” pungkas Rizzal. (jim)