Tempati Urutan ke-16 MTQ XXXVI, Sekda Akui Penjaringan Kafilah Belum Optimal

oleh -
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat memberikan penghargaan kepada para juara kafilah perwakilan kab sumedang

Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir mengaku bangga dengan para kafilah beserta jajaran pengurus LPTQ Sumedang yang telah bekerja keras untuk meraih prestasi pada MTQ Jawa Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, saya haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kafilah beserta jajaran LPTQ Sumedang yang telah bekerja keras berjuang semaksimal mungkin untuk meraih yang terbaik di MTQ kemarin dengan cara yang fair,” tuturnya.

Berkaca dari kendala yang disampaikan oleh Sekda, lanjut Bupati, sudah barang tentu Pemkab harus mengambil langkah-langkah strategis. Apalagi Kabupaten Sumedang akan menjadi tuan rumah MTQ tahun 2022.

“Pembinaan harus lebih awal untuk mencari bibit-bibit potensial. Kemudian harus ada pengikat dengan cara menjadikan mereka anak asuh setiap dinas, BUMD/BUMN dan diberikan beasiswa bagi yang berprestasi,” kata Bupati.

Kendati demikian, Bupati juga mengimbau agar MTQ dilakukan sampai ke tingkat-tingkat desa untuk mencari potensi yang ada.

Ia menyarankan apabila ada yang mempunyai potensi bisa disalurkan kedepannya dan dilombakan di MTQ tingkat Kabupaten. Meskipun pada umumnya, Kabupaten Sumedang sendiri sebenarnya sudah mempunyai potret potensi yakni yang ada di pesantren-pesantren.

“Mudah-mudahan menjadi cikal bakal qori dan qori’ah. Yang penting ke depannya harus kita tingkatkan potensi yang ada di kita. Mulai sekarang harus sudah dimulai perencanaan,” imbuh Bupati.

Bupati menambahkan, berkaitan dengan rencana Kabupaten Sumedang sebagai calon tuan rumah MTQ 2022, jajaran LPTQ harus mempunyai target yakni minimal ada pada 5 besar.

“Selain itu, kita juga harus mempunyai indikator pelaksanaan MTQ. Indikatornya yakni sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan sukses prestasi,” pungkas Bupati. (jim)