Dengan PANDAWA Layanan BPJS Kesehatan Jadi Lebih Mudah

oleh -

Radarsumedang.id – Di tengah situasi pandemi covid-19, BPJS Kesehatan terus menghadirkan kemudahan bagi peserta JKN-KIS mengakses layanan kepesertaan tanpa harus khawatir terpapar virus corona.

Dengan hadirnya program Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA), peserta JKN-KIS bisa mengakses layanan kepesertaan non tatap muka dan dapat dilakukan dirumah saja.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sumedang Fitriana Salam menyampaikan bahwa program ini merupakan solusi atas pembatasan pelayanan langsung di kantor cabang sebagai penerapan protokol pencegahan Covid-19. Nantinya, peserta tidak perlu lagi datang ke kantor, cukup akses menggunakan Whatsapp dengan menghubungi nomor 081232853317 melalui Whatsapp untuk mendapatkan pelayanan administrasi.

“Pemberlakukan PANDAWA ini sudah mulai diberlakukan sejak Senin lalu pada 6 September 2020. Layanan ini juga tidak mengurangi layanan tatap muka dan menekan jumlah kunjungan di kantor BPJS Kesehatan. Peserta atau calon peserta tidak perlu lagi datang ke kantor dan bisa mengakses layanan melalui chat Whatsapp,” kata Fitriana.

Lebih lanjut, Fitriana menerangkan bahwa ada sepuluh layanan yang dapat dilayani melalui PANDAWA ini. Peserta atau calon peserta JKN-KIS yang berada di wilayah Kantor Cabang Sumedang dapat mengakses layananan ini pada hari kerja mulai pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WIB.

“Hal ini tentunya bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang tiap harinya jumlah terkonfirmasi positif terus bertambah,” tambah Fitriana.

Nur Purbasari (22), salah satu peserta JKN-KIS yang bertempat tinggal Dusun Sukamaju Desa Trunamanggala Kec. Cimalaka telah memanfaatkan kanal layanan Pandawa mengungkapkan dengan adanya layanan tatap muka daring ini dirinya sangat mudah dalam mengakses layanan administrasi JKN-KIS. Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh program PANDAWA ini sangat sederhana sehingga dapat dipahami oleh masyarakat dan mudah diakses.

“Layanan Pandawa ini sangatlah sederhana penggunaannya dan tidak rumit sama sekali. Zaman sekarang, saya rasa hampir semua orang punya whatsapp sekarang, sehingga rasanya seperti melakukan chat biasa dengan orang lain. Hal ini sangat membantu sekali di tengah kondisi yang tidak memungkinkan untuk kita bebas berkerumun,” pungkas Nur.

Nur berharap, kedepannya BPJS Kesehatan dapat mengembangkan beragam alternatif kanal JKN-KIS lainnya. Yaitu, inovasi ramah pengguna dan dapat digunakan oleh siapa saja dengan berbagai kalangan. (Isl/rls).