Seni Budaya Bisa Cegah Konflik Dan Radikalisme Dimasyarakat

oleh -

Radarsumedang.id – Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Penanggulangan Anak, Komar mengatakan kegiatan seni budaya bisa mencegah konflik dan radikalisme di masyarakat. Dengan adanya seni budaya bisa mempersatukan masyarakat.

“Dengan kegiatan seni budaya di desa bisa mempersatukan masyarakat, rukun, guyub, dengan memanfaatkan media seni yang ada,” kata Komar, disela penampilan kelompok lingkung seni Reog Jampa Rajawali, Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan, Selasa (6/10/2020).

Oleh karena itu, kata Komar, pihaknya mendorong pelaku seni budaya di tiap desa agar terus mengembangkan kearifan lokal yang ada di wilayahnya. Ia menggambarkan, sebagai bentuk dukungan, pemerintah melalui Kementerian Sosial membuat program kearifan lokal, guna melestarikan seni budaya yang ada di tingkat desa.

“Tujuan program ini sebetulnya untuk mencegah konflik dan radikalisme di masyarakat, oleh karena itu pelaku lingkung seni budaya harus selalu eksis, dan kami siap memfasilitasi,” ujarnya.

Kemudian, Komar juga meminta agar seni budaya daerah yang mulai redup agar ditingkatkan lagi, supaya bisa merangkul generasi muda, agar tidak terjebak budaya luar yang negatif. (gun)