Amblas, Jalan Sirnamulya-Pasirbiru Ini tak Bisa Dilintasi

oleh -

Radarsumedang.id – Pergerakan tanah terjadi di Dusun Bojongtotor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara, Minggu (18/10/2020). Akibat pergerakan tanah tersebut menyebabkan jalan utama penghubung Sirnamulya dengan Desa Pasirbiru Kecamatan Rancakalong mengalami amblas.

Kasie Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Yedi menuturkan, pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dikatakan, tanah bergerak diakibatkan intensitas hujan yang tinggi, dan imbas dari pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

“Permukaan jalan yang amblas bervariatif hingga hingga kedalaman 50 Cm, dengan panjang retakan yang membelah dari mulai pemukiman rumah yang berada tepat di atas jalan hingga membelah jalur lintasan tol yang tepat berada di bawah jalan,” kata Yedi, dalam keterangan tertulisnya.

Kata Yedi, karena amblas, jalan kabupaten tersebut sudah dipasangi garis polisi, dan saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor demi keselamatan pengendara.
“Untuk sementara waktu jalan dialihkan menuju jalan alternatif lewat jalan desa ke arah Rancakalong,” ujarnya.

Dampak lainnya, kata Yedi, sebanyak 7 rumah terkena imbas dari pergerakan tanah tersebut. Sebanyak 26 jiwa dari 7 KK tersebut kini mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.

Kata Yedi, dengan adanya kejadian tersebut, PT. Wika selaku pengembang tol bertanggung jawab atas perisistiwa tersebut. Perusahaan memberikan santunan kepada masyarakat yang terkena imbas dengan memberikan uang senilai Rp 1 juta per bulan sebagai uang ganti untuk menyewa rumah sementara waktu. Disamping menunggu pencairan uang ganti rugi atas rumah dan tanah tersebut. (gun)