Kurangi Kontak Fisik di Masa Pandemi, Peserta BPJS Bisa Manfaatkan KonciBumi

oleh -

Radarsumedang.id – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat terutama di Bidang Kesehatan salah satunya dengan peluncuran aplikasi KonciBumi.

Aplikasi KonciBumi atau Kontrol Cicing Dibumi merupakan sebuah aplikasi pelayanan rawat jalan yang memberikan layanan antar obat untuk pasien rawat jalan di RSUD Sumedang. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, nantinya peserta JKN-KIS sudah tidak perlu datang ke rumah sakit untuk mengambil obat.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa hadirnya aplikasi Koncibumi ini merupakan salah satu bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Menurutnya, dengan adanya aplikasi KonciBumi, menjadi salah satu alternatif bagi peserta JKN-KIS untuk bisa mendapatkan obat tanpa harus datang ke rumah sakit, karena nantinya obat tersebut akan dikirimkan langsung ke rumah peserta.

“Selama ini yang menjadi masalah di masyarakat pelayanan yang belum optimal. Tantangannya adalah masyarakat menginginkan pelayanan yang lebih mudah dan singkat, pelayanan yang lebih cepat dan mudah bisa diwujudkan dengan memanfaatkan teknologi informasi, seperti KonciBumi tersebut,” ujar Dony saat melaksanakan Peluncuran Sistem Aplikasi KonciBumi yang dilaksanakan di RSUD Sumedang beberapa waktu lalu.

Dony menambahkan, aplikasi KonciBumi sudah diintegrasikan dengan sistem aplikasi dari BPJS Kesehatan. Dengan demikian, seluruh masyarakat, baik peserta umum maupun peserta JKN-KIS terutama peserta yang mempunyai riwayat penyakit gula, hipertensi, jantung bisa mendapatan obat meski tanpa harus keluar rumah.

Kepala BPJS Kesehatan Sumedang, Fitriana Salam menyampaikan apresiasi atas komitmennya dalam memberikan pelayanan khususnya pelayanan kesehatan yang memudahkan kepada pasien dan tentunya peserta BPJS Kesehatan melalui hadirnya aplikasi KonciBumi.

“Inovasi KonciBumi ini sangat baik sekali terutama dimasa pandemi sehingga pasien atau peserta BPJS Kesehatan tidak perlu datang ke RSUD hanya sekedar untuk mengambil obat dan tentunya mengurangi kontak fisik. Semoga melalui aplikasi ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumedang” ungkapnya. (Isl/rls).