Polres Sumedang Bekuk 8 Tersangka Tindak Kekerasan

oleh -

KOTA – Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menuturkan, dari hasil pengembangan, pihaknya berhasil menangkap delapan orang kawanan geng motor tersebut, namun dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni AS (26) warga Kecamatan Paseh, dan W (25) Kecamatan Cimalaka.

“Yang kami amankan delapan orang, namun setelah kami konfrontir dan pemeriksaan saksi-saksi, hasilnya ternyata mereka berdua (AS dan W) yang melakukan tindak kekerasan,” ujarnya, di Mapolres Sumedang, Selasa (3/11).

Lebih jauh Kapolres menuturkan, modus para pelaku melakukan perusakan dan penganiayaan adalah balas dendam kepada anggota geng motor lainnya di wilayah Buahdua dan Conggeang.

“Mereka salah sasaran, korban ini dikiranya anggota geng motor lain, satu orang korban bernama Hendi Junaedi luka bacok di kepala, sementara satu lagi bernama Teguh tangannya memar karena dipukul pakai balok,” katanya.

Kapolres mengakui, para pelaku sempat dihakimi warga sekitar yang geram atas ulah para pelaku. Pantauan di Mapolres Sumedang, bagian wajah kedua pelaku yang memiliki tato di sekujur tangannya tersebut mengalami lebam. Sementara korban Hendi luka sobek di kepala dan harus mendapat enam jahitan.

“Pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap massa, sebelum akhirnya diamankan anggota Polsek Buahdua dan dibawa ke Polres. Untuk korban sudah bisa pulang ke rumahnya setelah mendapat perawatan medis,” tuturnya.

Selain dua orang pelaku yang masih pengangguran tersebut polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor, balok kayu, dan sebilah pedang.

Atas perbuatannya tersebut para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 1 KUHP subsider Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun. (gun)

 

oleh