Segera Registrasi Ulang Kepesertaan BPJS Kesehatan Jika Tak Mau Dibekukan

oleh -
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sumedang Fitriana Salam

Radarsumedang.id – Untuk menghindari dibekukan atau di non aktifkannya kepesertaan BPJS Kesehatan, Peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) dan Bukan Pekerja (BP) diharapkan segera mengikuti Program Registrasi Ulang (GILANG).

Program GILANG merupakan salah satu dukungan terhadap UU Nomor 23 Pasal 13 ayat 1 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan bahwa setiap penduduk wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dan program tersebut dilaksanakan terhitung mulai tanggal 1 November 2020 dengan tanpa menghambat hak peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, Fitriana Salam mengatakan bahwa program GILANG hanya berlaku untuk peserta JKN-KIS yang saat mendaftar dengan tidak menyertakan NIK.

“Program ini hanya untuk yang kepesertaan JKN KISnya terdaftar di BPJS Kesehatan namun data NIK nya kosong. Sehingga jika tidak melakukan registrasi ulang maka akan di bekukan sementara,” ujar Fitriana Salam saat sosialisasi program GILANG di Caffe De Boisson Jalan Mayor Abdurahman, Rabu (4/11).

Lebih lanjut, kata Fitriana, dalam pelaksanaan program GILANG, BPJS Kesehatan membutuhkan keterlibatan institusi baik instansi pemerintah maupun swasta untuk mendorong peserta atau perorangan agar melakukan cek status kepesertaan JKN-KIS dan melakukan registrasi ulang bagi yang dibekukan sementara.

“Terutama instansi yang mengelola purna karya atau purna bhakti seperti Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (PEPABRI), PT Taspen (Persero) serta PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri,” sebutnya.

Ditambahkan Dwi Erdiana Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, di Kabupaten Sumedang ada sekitar 7.839 penisunan yang merupakan peserta JKN-KIS yang tidak ada nomer NIKnya.

“Pertanggal 1 November 2020 ini akan di bekukan sementara, namun tetap akan mendapat pelayanan kesehatan misalnya ketika berobat tetap akan dilayani akan tetapi faskes tingkat pertama akan menyarankan untuk melakukan registrasi ulang dan jika tidak diurus maka tidak akan bisa digunakan lagi sebelum melakukan registrasi ulang,” kata Dwi.

Kemudian, Dwi menyebut untuk melakukan cek atau mengetahui status kepesertaan BPJS Kesehatan bisa dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Mobile JKN atau layanan informasi Whatsapp (CHIKA) di Nomor 08118750400 atau BPJS Kesehatan Care Center 1500400.

“Jika sudah cek kepesertaan BPJS Kesehatan jika kita tidak terdaftar dengan NIK maka harus melakukan registrasi ulang dan caranya Peserta BPJS Kesehatan cukup dengan menghubungi kantor cabang BPJS Sumedang melalui layanan administrasi dengan Wa (PANDAWA) dengan menu pengaktifan kembali kartu, menghubungi petugas BPJS SATU di rumah sakit atau BPJS Care Center,” pungkasnya. (Isl).

Baca juga Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan