Wabup Erwan Sosialisasikan Zona Integritas WBK dan WBBM di Disparbudpora

oleh -
Wabup Erwan saat diwawancarai wartawan seusai mensosialisasikan WBM dan WBBK di Disparbudpora Sumedang

KOTA – Sebanyak 5 SKPD di Kabupaten Sumedang masuk pembangunan menuju Zona Integritas, yakni Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) juga Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selasa 10 November 2020.

Kelima SKPD tersebut diantaranya Disparbudpora, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Setda, dan Inspektorat Kabupaten Sumedang

Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan membuka sosialisasi zona integritas WBK dan WBBM di Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang. 10 November 2020.

Erwan berharap dengan dicanangkannya zona integritas di Disparbudpora Sumedang ini betul-betul bebas KKN aparaturnya bersih, profesional dan berwibawa.

“Pada 3 bulan yang lalu kami melaksanakan sosialisasi tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dimana Disparbudpora ini berada diranking ke-24 dari 28 SKPD yang ada di Kabupaten Sumedang. SAKIPnya kcukup mengkhawatirkan yakni 5 besar terendah, tapi alhamdulillah dengan adanya kejutan dan dorongan, sekarang naik peringkat yakni ke-17,” ucapnya. Senin (10/11).

Erwan menekankan dengan dicanangkannya zona integritas ini SAKIP pun akan lebih meningkat minimal masuk 10 besar dan harus tercapai. Karena dirinya menaruh harapan besar kepada Disparbudpora sebagai contoh karena disini terdapat banyak kerjaan seperti, lemuda dan olahraga, pariwisata dan kebudayaan.

“Setelah adanya zona Integritas ini, dapat dilaksanakan dengan baik, capaian yang bagus, ini akan menjadi percontohan juga untuk dinas-dinas yang lain,” ucapnya.

Semetara itu, Kepala Disparbudpora Hari Tri Santosa mengatakan, Disparbudpora
masuk kawasan pembangunan menuju Zona Integritas, WBK dan WBBM. Dimana, pihaknya akan meningkatkan pengawasan intern, sebelum ada pengawasan dari inspektorat.

“Sekarang Disparbudpora masuk Zona Integritas WBK dan WBBM yang seharusnya meningkatkan pelayanan dan mewajibkan untuk seluruh pegawai lebih teliti dalam pengecekan SPJ, karena itu sangat penting sekali demi terwujudnya WBK,” ucapnya.

Ia menuturkan, pembenahan didalam sangat penting, supaya bisa diketahui kinerja masing-masing pegawai, agar lebih terukur dan teroganisir sekaligus meningkatkan SAKIP) Kedinasan.

“Kami bersyukur karena SAKIP Disparbudpora meningkat dari 45 sekarang jadi 67 naik 22 dijit,” ungkapnya.

Saat ini, kata ia, pihaknya tengah menggenjot perencanaan dan penataan sejumlah tempat wisata baik yang baru maupun yang sedang berjalan, karena Sumedang sudah di Nobatkan jadi kota Wisata.

“Yang otomatis semua perijjnannyapun harus diurus juga, dimana sejumlah tempat wisata ada yang belum memiliki TDUP ditekankan untuk menyelesaikan perijinannya,” tegasnya. (tha).

oleh