Ikuti Gaya Bertempur ,Yonif R-301/PKS Gelar Latihan Pertempuran Kota

oleh -
Prajurit Raider 301/PKS Sumedang saat menggelar latihan teknis dan taktik pertempuran perkotaan di Komplek Kojengkang - Cimalaka.

Cimalaka, Radarsumedang.id – Dalam rangka meningkatkan dan mengasah keterampilan serta kemampuan prajuritnya sejumlah prajurit Yonif Raider 301/PKS menggelar latihan teknis dan taktis Pertempuran Perkotaan selama 5 hari.

Danyonif 301/PKS Mayor Inf. Wahyu Alfiyan S. IP M. Ipol selaku komandan latihan menuturkan, latihan yang digelar mulai tanggal 10 November sampai 14 November 2020 itu diikuti oleh 335 orang prajurit Raider.

“Alhamdulillah selama lima hari kemarin prajurit Raider 301/PKS telah melaksanakan latihan taktis di Home Base hingga aplikasi tempur di Komplek Perumahan Kojengkang Cimalaka,” kata Danyon dalam siaran persnya, Minggu (15/11).

Dikatakan, pada saat latihan warga setempat sempat dibuat kaget. Lantaran para prajurit Raider hadir dan melakukan manuver pertempuran dan masyarakat menyaksikan langsung latihan tersebut. Meskipun pada akhirnya masyarakat memahami akan adanya latihan tersebut.

Bahkan Danyon menerangkan, masyarakat juga menyaksikan langsung suara letusan amunisi yang seolah-olah terjadi pertempuran sebenarnya.

“Iya betul latihan kemarin cukup menyedot perhatian masyarakat setempat. Karena kehadiran ratusan prajurit yang melaksanakan serbuan kedaerah pemukiman sangat jarang disaksikan langsung oleh masyarakat. Alhamdulillah masyarakat mengaku bangga melihat prajurit kebanggaan masyarakat Sumedang bermanuver dengan gesit dan cepat,” terang Danyon.

Lebih lanjut sambung Danyon, dengan terjadinya pergeseran nilai tata peperangan di dunia saat ini yang mana para insurjen bertempur bukan hanya berlokasi di daerah hutan maupun pegunungan saja. Namun sudah merambah ke pemukiman yang padat penduduk.

“Maka saat ini TNI-AD juga sudah mulai mengembangkan taktik pertempuran di daerah ‘urban’ maupun di daerah perkotaan, untuk mengenalkan kepada prajurit agar kedepannya bisa menyesuaikan dengan tuntutan tugas yang lebih Kompleks,” jelas Danyon. (jim)