Pemdes Legok Kidul Komitmen Lawan Stunting

oleh -
IST REMBUG STUNTING: Kegiatan Rembug Stunting ‘Konvergensi Pencegahan Stunting’ digelar di GOR kantor Desa Legokkidul, Kecamatan Paseh pada (16/11).

Paseh, Radarsumedang.id – Komitmen untuk lebih intensif dalam penanggulangan dan melawan stunting terus dilakukan Pemerintahan Desa Legokkidul bersama Pemerintahan Kecamatan Paseh.

Hal tersebut diucapkan Penjabat Kepala Desa Legokkidul Iswanto S.E saat kegiatan Rembug Stunting ‘Konvergensi Pencegahan Stunting’ digelar di GOR kantor desa setempat pada Senin (16/11).

Iswanto menjelaskan, stunting adalah suatu kondisi gagal pertumbuhan pada anak, yaitu pada pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

“Sehingga dalam pertumbuhannya tidak maksimal, anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir,” ucapnya. Hal tersebut umumnya disebabkan karena pasokan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Sementara itu Camat Paseh Beni Satriaji S.Sos memaparkan, stunting bisa dicegah dengan beberapa cara, di antaranya perbaikan terhadap pola makan, pola asuh serta perbaikan sanitasi akses air bersih.

Sehingga bisa diartikan, gizi merupakan faktor penting karena secara langsung berpengaruh terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Oleh karena itu perlu pelayanan gizi yang berkualitas pada individu dan masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu anggota kader kesehatan Desa Legokkidul Sari menuturkan, pihaknya berharap untuk di wilayah Desa Legokkidul tidak terjadi kasus stunting.

“Kami bersama kader Desa Legokkidul akan tetap menghimbau dan sosialisasi kepada warga baik individu maupun kelompok. Terutama ibu hamil untuk tetap melaksanakan pola hidup sehat agar kesehatan ibu dan janin yang di kandungnya tetap terjaga,” harapnya. (tri).