Inovasi Bumdes Sugihmukti Tawarkan Jasa Melalui Aplikasi Android

oleh -
Direktur Bumdes Sugihmukti saat memamerkan aplikasi BUMDes Sugihmukti yang bisa diunggah secara gratis di platform Android.

Situraja, Radarsumedang.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sugihmukti, Desa Situraja Utara Kecamatan Situraja memiliki sebuah inovasi berbasis IT.

BUMDes Sugihmukti menjadi satu-satunya BUMDes di Sumedang yang berhasil menerapkan digitalisasi dalam berbagai kepentingan masyarakat.

Sebuah aplikasi berbasis android pun dibuat untuk memudahkan masyarakat setempat dalam menjalankan roda perekonomian utamanya ditengah pandemi Covid-19.

Menurut Direktur BUMDes Sugihmukti, Dadan Ramadhan, aplikasi BUMDes Sugihmukti ini merupakan hasil buah pikir para generasi muda di desanya agar bangkit di tengah dampak sosial ekonomi akibat Covid-19.

Ia juga menyebut inovasi ini dibuat sebagai berkah dari pandemi saat pertama kalinya masyarakat takut keluar rumah demi patuh terhadap anjuran Pemerintah.

Dalam aplikasi itu, Dadan memaparkan ada layanan-layanan seperti jasa antar makanan, gas elpiji, sewa sound sistem, sewa pinjam mesin molen, booking lapang badminton, kuota dan pulsa. Kemudian juga jasa angkat mobil pickup, genset, kursi plastik hajatan, jasa ekspedisi sampai pembayaran atau transfer antar bank.

“Alhamdulillah sejak ada aplikasi kita menjadi bagian kecil yang membantu pemerintah desa untuk mengatasi kemiskinan akibat dampak Covid-19. Omset kita bertahap naik mulai dari Rp. 200 ribu per bulan sampai Rp. 25 juta,” kata Dadan kepada Radar Sumedang di sela peluncuran aplikasi BUMDes Sugihmukti, Selasa (17/11).

Dikatakan, sejak memulai pada akhir Maret 2020 kemarin, pihaknya sudah merangkul ratusan orang termasuk puluhan kurir online.

“Selain driver (motoris) kita juga sudah punya kurang lebih seratus orang mitra yang sudah bergabung di BUMDes Sugihmukti,” ucapnya.

Kendati demikian, sama dengan market place pada umumnya, untuk menggunakan layanan aplikasi, pengguna cukup mengisi saldo via top up pengurangan saldo melalui metode pembayaran yang direkomendasikan oleh Bank konvensional yang dituju.

Sementara Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang menghadiri langsung launching tersebut mengaku kaget. Lantaran di tengah pandemi Covid-19, ada satu desa yang mampu menangkap peluang dengan cepat.

“Ini betul-betul mindset yang luar biasa dan cocok untuk mengembangkan perekonomian, karena berangkat dari masalah. BUMDes disini bisa beradaptasi langsung menghadapi Covid-19,” ujarnya.

Disamping itu pula, Bupati mengatakan bahwa inovasi BUMDes adalah bukti nyata bahwa dewasa ini masyarakat semakin dipermudah dalam segala urusannya.

“Jadi judulnya kan bagaimana mentransformasikan kebutuhan dalam platform digital. Pokoknya sekarang rakyat itu ingin mudah, supaya lebih cepat dan puas melalui online, ini luar biasa. Mudah-mudahan di replikasi dan dicontoh oleh desa-desa lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menambahkan, dari sisi indeks pembangunan, Desa Situraja Utara adalah Desa dengan kategori mandiri yang sebelumnya kategori desa maju beranjak ke desa mandiri atas berbagai inovasinya. Bahkan kabar terakhir, Desa Situraja Utara masuk 10 besar desa brilian di tingkat nasional

“Ini mencirikan bahwa desa ini sangat maju di bidang ekonominya. Insyaallah tahun depan sebagai apresiasi, kita akan berikan mobil Transformers atau mobil Maskara,” tandasnya. (jim)