Momen Hari Guru, Ini Sejumlah Persoalan Guru di Sumedang Yang Belum Tuntas

oleh -
Ketua PGRI Sumedang Dedi Suhayat

Radarsumedang.id – Ketua PGRI Sumedang, H Dedi Suhayat mengatakan di hari Guru Nasional ini masih banyak permasalahan guru yang tak kunjung selesai.

Diakuinya, permasalahan pemerataan tenaga kerja dan minimnya guru PNS menjadi permasalahan yang paling krusial.

“Tentu sangat banyak. Banyak kita temukan di satu sekolah hanya satu yang PNS dan itu hanya kepala sekolahnya saja. Sedangkan guru-gurunya statusnya honor,” kata Dedi kepada Radar Sumedang usai menghadiri Konferensi PGRI di Gedung KGS, Jalan Kartini, Rabu (25/11).

Selain itu ketidakjelasan status P3K juga menjadi permasalahan yang tak kunjung usai.

“Masalah P3K ini juga sudah menjadi masalah nasional, tidak hanya di Sumedang saja. Oleh sebab itu kita terus perjuangkan akan hal ini,” ujarnya.

Belum lagi lanjut Dedi, di masa Pandemi Covid-19 ini, guru mesti menyesuaikan diri dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Para guru tetap memenuhi kewajibannya untuk mengajar dengan berbagai cara. Yang penting guru mampu menyampaikan materi kepada seluruh siswa,” imbuhnya.

Lebih lanjut ditanya soal sejauh mana kesiapan guru dalam menghadapi pembelajaran tatap muka, pihaknya meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang agar segera mengkaji lebih lanjut akan hal tersebut.

Pasalnya dalam hal ini, PGRI lebih bersikap hati-hati terhadap rencana pembelajaran tatap muka.

“Iya betul itu harus dikomunikasikan dengan pimpinan daerah, karena kita takut melanggar ketentuan protokol kesehatan. Walaupun fenomena di masyarakat sudah banyak mendambakan supaya secepatnya belajar tatap muka. Akan tetapi kita juga harus hitung-hitungan kuat sehingga tidak bertabrakan dengan aturan protokol kesehatan,” tuntasnya. (jim)