Wabup Apresiasi Pelayanan Disdukcapil Sumedang, Berharap Lebih Baik Lagi

oleh -

Radarsumedang.id – Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan kembali turun ke setiap SKPD untuk memberikan pembinaan SAKIP.

Senin (30/11) kemarin, Erwan berkesempatan mengunjungi Disdukcapil Kabupaten Sumedang.

Dirinya memberikan dorongan kepada semua jajaran Disdukcapil agar Disdukcapil fokus dalam perencanaan kinerja sehingga target A dapat tercapai dan target Tahun 2022 nilai SAKIP Kabupaten Sumedang menjadi AA dapat tercapai dan menjadi yang pertama di Jawa Barat.

“Saya harap Disdukcapil ini dibuatkan evaluasi secara berkala per minggu, per bulan, per tri bulan, sampai dengan pertahun sehingga mencapai target bahkan bisa melampauinya. Kemudian dibuatkan pula teamwork yang baik dan Tahun 2021 Disdukcapil bisa mencapai nilai SAKIP A pada Evaluasi SAKIP Tahun 2020,” kata Erwan.

Meski demikian, dirinya mengapresiasi atas pelayanan maksimal yang diberikan Disdukcapil kepada masyarakat Kabupaten Sumedang.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun saya juga mengimbau agar terus memperbaiki pelayanannya sehingga masyarakat sangat puas dengan pelayanan kita,” ujarnya.

Bahkan, pihak Pemda melalui BKPSDM sudah merencanakan membuat Sistem Talent Pool sehingga semua ASN yang bertalenta dan berkinerja unggul dapat berkompetisi dalam karir untuk memajukan Kabupaten Sumedang.

“Saya juga berharap setiap pegawai di SKPD mampu memahami indikator individunya masing-masing sehingga mendorong pencapaian kinerja SKPD-nya untuk lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara Kadisdukcapil Kabupaten Sumedang Ahmad Kusnadi menyebutkan, nilai SAKIP tahun 2019 hasil evaluasi SAKIP Tahun 2018 meningkat dari sebelumnya menjadi 72,482.

“Sebelumnya kita memperoleh nilai SAKIP
72,17 sekarang kita sudah memperoleh nilai 72,482 atau predikatnya BB Tahun 2019. Namun kita masih harus memperbaiki ke depannya agar bisa lebih baik lagi,” katanya

Lebih lanjut ditambahkan Ahmad Kusnadi, strategi yang dilakukan adalah peningkatan kualitas pelayanan, penguatan kapasitas kelembagaan, pendekatan pelayanan berdasarkan wilayah dan peningkatan kerja sama lintas instansi. (jim)