Pelajar SMK Yang Meninggal Sempat Ikuti PAS Secara Daring

oleh -

Tanjungsari, Radarsumedang.id – Nahas bagi M Naufal seorang pelajar di salah satu sekolah swasta di Tanjungsari pasalnya Ia harus kehilangan nyawa usai menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas di Tanjungsari kemarin.

Diketahui, motor Honda Beat Nopol Z 5671 AAG yang di kendarainya tertabrak oleh dum truk yang mengalami rem blong di Jalan Raya Bandung-Cirebon tepatnya di depan masjid besar Tanjungsari, Selasa (1/12).

M Naufal yang merupakan warga Perum Tanjungsari menjadi korban kedua yang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan maut tersebut. Sebelumnya korban atas nama Yaya Mulyana warga Dusun Cikeyeup Desa Ciptasari Kec Pamulihan meninggal karena tertabrak saat menyebrang.

Kepala SMK Yadika Tanjungsari, Endi Rohendi membenarkan bahwa dua orang korban kecelakaan di Jalan Raya Bandung-Cirebon tepatnya di depan masjid besar Tanjungsari adalah siswa dan siswi SMK Yadika.

“Iya benar, mereka berdua adalah siswa dan siswi aktif SMK Yadika,” sebut Endi saat dihubungi radarsumedang.id via sambungan telpon.

Baca juga Kecelakaan Beruntun Tewaskan Satu Orang di Depan Masjid Besar Tanjungsari

Lebih lanjut, Endi juga membenarkan jika korban atas nama M Naufal siswa kelas XII meninggal saat di RSUD Sumedang. Sementara Susan Regina yang merupakan siswi kelas XI mengalami luka berat dan saat ini juga tengah mendapatkan perawatan di RSUD Sumedang.

“Saat mendapat kabar bahwa ada siswa siswi SMK Yadika yang menjadi korban kecelakaan kami langsung mengecek ke lokasi dan ternyata kabar itu benar,” ucapnya.

Endi menjelaskan bahwa SMK Yadika saat ini sedang mengadakan ujian Penilaian Akhir Sekolah (PAS) secara virtual. Sehingga para guru memang sedang ada di sekolah. Sementara para siswa mengikuti PAS di rumah masing-masing.

“Korban atas nama M Naufal dan Susan keduanya ikut PAS, kalo Susan jadwalnya jam 10.00, sementara M Naufal jadwalnya sekitar pukul 13.00 dan selesai sekitar pukul 14.00 lebih. Kemudian sekira pukul 15.00 kami mendengar kabar M Naufal yang berboncengan dengan Susan terlibat kecelakaan di depan masjid besar Tanjungsari,” sebutnya.

Pihak sekolah dan Yayasan Abdi Karya menyampaikan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa siswa dan siswi SMK Yadika.

“Kami turut berduka atas kepergian M Naufal dan juga kami saat ini terus memantau perkembangan kesehatan Susan, kita doakan semoga cepat diberikan kesembuhan,” kata Endi.

Menurut informasi yang dihimpun radarsumedang.id jumlah korban akibat kecelakaan maut tersebut berjumlah 8 (delapan) orang diantaranya : 2 orang meninggal, 1 orang mengalami luka berat dan 5 orang mengalami luka ringan. (Isl).

Baca juga Jasa Raharja Pastikan Korban Kecelakaan di Tanjungsari Dapat Santunan