Puskesmas Tanjungsari Tangani 12 Pasien Korban Laka Lantas di Tanjungsari

oleh -

Tanjungsari, Radarsumedang.id – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Bandung-Cirebon tepatnya di depan masjid besar Tanjungsari hingga depan kantor pos Tanjungsari, Selasa, (1/12) sore kemarin, menyisakan banyak cerita.

Termasuk bagaimana kegigihan para petugas medis atau petugas kesehatan di Puskesmas Tanjungsari yang pada saat itu harus menangani belasan korban kecelakaan.

Kepala Puskesmas Tanjungsari, Dr Cepi menyebut bahwa saat kejadian kecelakaan tabrakan beruntun di Tanjungsari membuat petugas kesehatan di Puskesmas Tanjungsari sempat kewalahan.

“Beruntung saat itu semua petugas baik yang piket ataupun sedang lepas piket bisa ikut membantu sehingga sebanyak 25 petugas ikut membantu termasuk saya sendiri ikut menangani para korban karena saat itu kondisinya benar-benar banyak pasien yang harus ditangani,” ujar Dr Cepi saat ditemui radar sumedang dikantornya.

Lebih lanjut, kata Dr Cepi, Puskesmas Tanjungsari saat itu menerima sebanyak 12 pasien korban kecelakaan akibat tabrakan beruntun di depan mesjid besar Tanjungsari.

“Kita bergerak cepat, semua petugas dikerahkan, mulai dari staf hingga sopir ambulance ikut membantu, bahkan kita juga dapat bantuan mobil ambulance dari Puskesmas Cimanggung, Margajaya dan haur gombong,” sebutnya.

Berdasarkan data di Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari sebanyak 12 orang menjadi korban kecelakaan kemarin. diantaranya adalah 4 (empat) orang di rujuk ke RSUD Sumedang yaitu 1. SR (luka berat). 2. MN (Meninggal Dunia) 3. CCM (Luka Sedang) 4. DD (Luka Sedang).

Kemudian 1(satu) orang atas nama RR atas permintaan sendiri (Luka Ringan dirujuk ke AMC)

Sementara 6(enam) orang mengalami luka ringan dan ditangani puskesmas Tanjungsari hingga diperbolehkan pulang diantaranya AN, CI, MY, MT, DM dan DD.

“Dan 1 orang lagi yaitu atas nama YM warga Cikeyeup Kec Pamulihan yang Meninggal di Tempat Kejadian Perkara,” kata Dr Cepi.

Semua pasien kecelakaan yang saat itu ditangani Puskesmas Tanjungsari, lanjut Cepi biayanya di tanggung oleh Jasa Raharja. (Isl)