Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Sumedang Terus Bertambah, Tak Bosan Gugus Tugas Himbau Warga Terapkan Prokes

oleh -

Radarsumedang.id – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang kembali mengkonfirmasi adanya kematian akibat Covid-19.

Pasalnya hari ini, dua warga Sumedang dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Ketua Bidang Informasi Publik Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri mengatakan, kedua warga tersebut adalah A (66) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Sumedang Utara.

“A masuk ke RSUD Sumedang pada 30 November 2020, dan meninggal pagi dini hari tadi sekitar jam 02.45 WIB. Saat ini A telah dimakamkan di tempat pemakaman umum di Cijambe – Darangdan dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19,” kata Iwa kepada wartawan, Kamis (3/12).

Adapun pasien kedua yakni MA (60) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang juga terkonfirmasi meninggal akibat Covid-19.

Semula diungkapkan Iwa, ada tetangga MA yang juga meninggal yang merupakan suspect Covid-19.

“MA masuk RSUD Sumedang pada 28 November 2020, dan meninggal dunia pada 3 Desember 2020 sekitar jam 10.30 WIB. Tim medis sempat melakukan resusitasi akan tapi tidak berhasil, dan pasien MA meninggal di RSUD Sumedang. Tadi almarhum MA dimakamkan dengan prosedur pemakaman jenazah Covid-19 di TPU setempat,” katanya.

Iwa menambahkan, dengan meninggalnya dua orang pasien ini telah menambah catatan kematian akibat Covid-19 yakni, sebanyak 20 orang.

Oleh sebab itu, dirinya tak bosan-bosan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang agar tetap waspada dan senantiasa menjalankan protokol kesehatan.

“Perlu diketahui Covid-19 belum selesai. Vaksin belum ada sehingga vaksin yang paling ampuh saat ini adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan dan senantiasa menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjauhi kerumunan),” pungkas Iwa.

Sementara untuk update sebaran perkembangan Covid-19 per hari Kamis (3/12) ini jumlah kasus positif Covid-19 di Sumedang sebanyak 43 orang yang tersebar di beberapa Kecamatan. Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor menjadi kecamatan dengan jumlah kasus positif terbanyak yakni masing-masing sebanyak 8 orang.

Adapun untuk jumlah kontak erat sebanyak 369 orang dan suspek sebanyak 11 orang sehingga akumulasi jumlah kasus positif sebanyak 442 orang dengan rincian dirawat 15 orang dan diisolasi mandiri 27 orang serta jumlah kesembuhan sebanyak 380 orang. (jim)