Bupati Tinjau Pembangunan Masjid Al-Kamil di lPP Sumedang

oleh -

Radarsumedang.id – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memastikan, saat ini progres pembangunan Masjid Al Kamil di komplek Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang sudah mencapai 75 persen.

Pengerjaan Masjid Al Kamil tahap pertama ini menelan biaya sebesar Rp 13,1 miliar.

“Ini dikerjakan selama 136 hari kalender terhitung sejak 7 Agustus 2020 hingga 20 Desember 2020 mendatang. Alhamdulillah sekarang sudah 75 persen, dan mudah-mudahan cepat selesai,” kata Bupati kepada wartawan saat meninjau pembangunan Mesjid Al-Kamil baru-baru ini.

Dikatakan, pembangunan Mesjid ini seluruhnya merupakan Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat.

Pembangunan Masjid satu-satunya di komplek IPP ini merupakan bentuk perhatian Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada Sumedang.

“Keberadaan Masjid Al Kamil ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan syi’ar Islam serta pondasi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain untuk beribadah, dapat dimanfaatkan juga sebagai sarana pendidikan dan fungsi sosial. Sehingga, memberikan keberkahan bagi para Aparatur Sipil Negera (ASN) dan masyarakat Sumedang,” terang Bupati.

Seperti diberitakan Radar Sumedang beberapa waktu lalu, Masjid ini akan dibangun di lahan seluas 5000 meter persegi. Lokasinya tepat bersebalahan dengan kantor Bappppeda.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang (Perkimtan) Gungun Gunawan mengatakan, pada awalnya masjid Al Kamil akan dibangun pada awal tahun 2020.

Namun karena proses penganggaran yang begitu dinamis akhirnya sempat tertunda beberapa bulan. Ditambah lagi situasi pandemi telah mengakibatkan pembangunannya molor ke pertengahan tahun.

“Insyaallah akan dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama untuk bangunan utama, basement, lantai dua dan lantai tiga. Kemudian tahap kedua untuk pembangunan menara, termasuk kolam yang mengelilingi masjid,” kata Gungun di sela giat peletakan batu pertama Masjid Al Kamil.

Adapun proses pengerjaan fisik bangunan ditargetkan akan rampung 126 hari kerja dan dipastikan akan rampung seluruhnya pada akhir tahun 2021.

“Jadi kalau untuk tahap dua itu hanya untuk penyempurnaan saja. Jadi selain kolam yang mengelilingi juga akan ada menara, karena di tahap satu itu nanti enggak ada menara,” ujarnya. (jim)