Polres Sumedang Amankan Sepuluh Orang Pengedar Narkoba

oleh -

Radarsumedang.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang mengamankan sepuluh orang tersangka penyalahgunaan narkoba. Sepuluh tersangka itu diamankan dari kurun waktu 7 Oktober 2020 hingga awal Desember 2020.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, didampingi Kasat Natkoba, AKP Ari Aprian mengatakan sepulu tersangka diamankan dari tiga perkara, yakni penyalahgunaan sabu enam orang, tembakau gorila tiga orang, dan obat keras satu orang.

“Para tersangka kami tangkap dalam Operasi Antik dalam rangka persiapan Natal dan Tahun Baru selama 10 hari sebanyak lima orang, kemudian sebelumnya sejak bulan Oktober kami sudah amankan lima orang,” kata kapolres dalam pres rilis di Aula Tribrata Polres Sumedang, Kamis (10/12/2020).

Para tersangka berinisial DH, H, CA, AA, B, DMI, MSS, RT, dan N. Semuanya merupakan pengedar narkoba.
“Modusnya bermacam-macam, ada yang menjual melalui media sosial, ada yang ditempel di tempat yang ditentukan, dan ada yang sembunyikan di dalam topi,” ucapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya, lima paket sabu seberat 5,93 gram, tiga paket tembakau gorila sebanyak 4,27 gram, dan obat keras merk hexymer, tramadol, trihexyphenidyl sebanyak 28.780 butir. Kemudian alat hisap sabu, 9 HP, dompet, dan topi.

“Wilayah peredaran mereka di wilayah Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Sumedang Utara, Cisitu, Paseh, dan Ujungjaya,” ucapnya.

Atas perbuatannya para tersangka penjual sabu dan tembakau gorila dijerat Pasal 114 dan atau 112 dan atau 127 KUHP tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun.
Sementara pengedar obat keras dijerat Pasal 197 dan atau Pasal 196 tentang kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun. (gun)