Seribu UMKM di Sumedang Dapat Bantuan Untuk Pemulihan Ekonomi

oleh -

Radarsumedang.id – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memastikan, sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19, pihaknya telah memberikan bantuan stimulus kepada 1000 pelaku UMKM.

Mereka mendapatkan bantuan modal usaha dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan berupa sarana prasarana dan kredit bank sebanyak Rp. 2 miliyar dari Bank Sumedang.

“Alhamdulilah berkat keberhasilan Kabupaten Sumedang dalam mengendalikan penyebaran covid 19, Sumedang mendapatkan dana insentif dari pemerintah pusat sebesar Rp 20 miliar. Sebagian kami manfaatkan untuk membantu pelaku UMKM sehingga mereka bisa kembali berusaha,” kata Bupati di IPP Setda, Senin (14/12).

Ia berharap bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sehingga UMKM di Sumedang akan tetap tumbuh.

Senada, Sekretaris Diskoperindag Sumedang Deni Tanrus, mengatakan para penerima bantuan ini diuar penerima bantuan UMKM dari pemerintah pusat.

“Masing masing UMKM mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta. Perlu diketahui bahwa bantuan ini adalah untuk modal usaha,” ucapnya.

Semula Diskoperindag jugatelah memberikan bantuan sarana dan prasarana alat produksi, bahan baku dan ternak bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UKM se-Kabupaten Sumedang.

Upaya itu menurut Deni Tanrus merupakan langkah pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

“Secara keseluruhan bantuan tersebut diberikan kepada 375 pelaku usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), 13 pesantren dari program One Pesantren One Product (OPOP) dan 4 IKM dari program One Village One Product (OVOP) di 26 Kecamatan,” ucap Deni usai pemberian bantuan.

Ia meyakini, dengan adanya penyaluran bantuan sarana ini diharapkan UMKM di Kabupaten Sumedang bisa lebih meningkatkan produksi produknya.

Lebih lanjut, bantuan tersebut diharapkan bisa menciptakan sumber daya yang berkualitas, membangun jaringan bisnis dan mengembangkan ‘home industry’.

“Mudah-mudahan dengan bantuan alat, produksi UMKM ini bisa lebih meningkat. Tinggal kita memikirkan promosi, peningkatan produksi melalui promosi dengan berbagai pendekatan. Mudah-mudahan ada peningkatan bagi para pelaku usaha,” ujarnya. (jim)