Forum Silaturahmi Masyarakat Sumedang Gelar Aksi di Mapolres, Ini Tujuh Poin Tuntutannya

oleh -

Radarsumedang.id – Ratusan ormas Islam, LSM dan OKP yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Masyarakat Sumedang menggelar aksi damai peduli keadilan ulama dan umat di Mapolres Sumedang Jalan Prabu Gajah Agung, Kamis (17/12/2020).

Terpantau massa aksi yang berpakaian serba putih ini telah memadati Jalan Prabu Gajah Agung sejak jam 10.00 WIB tepat di depan depan Mapolres Sumedang.

Mereka memberikan pernyataan sikap atas situasi nasional saat ini yang mana Pemerintah disebut-sebut telah melakukan kriminalisasi kepada ulama dan umat Islam di Indonesia.

Sedikitnya ada tujuh poin pernyataan sikap yang dilayangkan oleh Forum Silaturahmi Masyarakat Sumedang ini. Diantaranya ;
1.Mengusut tuntas dan terbuka eksekutor dan aktor intelektual gugurnya enam syuhada;
2.Segera bentuk tim pencari fakta yang independen dengan melibatkan Komnas HAM, LPAI, Komnas Perempuan dan Komisioner Ad-hoc Dari kalangan sipil yang profesional, independen dan berintegritas;
3.Menuntut aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk membebaskan imam besar Muhammad Habib Rizieq Syihab tanpa syarat;
4.Stop diskriminasi ulama;
5.Stop diskriminasi hukum;
6.Kembalikan fungsi Polri untuk melayani dan mengayomi masyarakat;
7.Kami mengajak umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa dengan cara bertaubat, kembali kepada Allah SWT, memperbanyak dzikir dan do’a agar Allah SWT memberikan kemenangan kepada kita dan menghancurkan musuh-musuh agama, bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Prabu Gajah Agung, tepatnya di depan Mapolres Sumedang sempat lumpuh total karena ditutup masa aksi.

Kendaraan kecil dari Cirebon menuju Bandung dialihkan ke Jalan Mayor Abdurahman dan Prabu Geusan Ulun, dari Bundaran Alam Sari hingga Bundaran Binokasih.

Adapun kendaran besar yang melintas Jalan Prabu Gajah Agung terpaksa diberhentikan sementara, sehingga terjadi kemacetan beberapa kilometer.

Masa aksi melakukan penutupan jalan karena meminta Kapolres Sumedang datang keluar menemui masa aksi.

Sekitar 15 menit arus lalu lintas kembali normal setelah Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto keluar menemui masa aksi.

Kepada masa aksi, kapolres menyampaikan agar mereka agar tetap menjalankan protokol kesehatan saat menyampaikan aspirasi.

“Saya ingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatan, pandemi Covid-19 belum berakhir, di Sumedang terus terjadi lonjakan,” ucapnya.(jim/gun)