Geger, Pasangan Suami Istri Ini Bunuh Diri Pakai Racun Tikus dan Pisang

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Warga Lingkungan Tegalsari RT04 RW 05 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara digegerkan dengan ditemukannya dua orang yang tergeletak di area perkebunan, Kamis (17/12/2020).

Dua orang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ini diduga melakukan upaya bunuh diri dengan meminum racun tikus.

Warga sekitar, Heru Harmadi menuturkan, keduanya ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput sekitar pukul 09.30 WIB.
“Saya diberitahu Pak RT, pas saya ke sini sudah ada dua orang tergeletak di sini satu orang perempuan dan satu orang laki-laki,” kata Heru, di lokasi kejadian.

Dikatakan, saat ditemukan keduanya kejang-kejang, dan mulutnya mengeluarkan busa.
“Ditemukan temix (racun tikus) 10 bungkus di dekat tubuhnya,” ujarnya.

Heru mengatakan, melihat kondisi itu warga berupaya memberikan pertolongan pertama dengan memberikan susu cair kaleng dan air mineral.

Ia menyebutkan, warga sekitar tidak ada yang mengenali kedua orang tersebut.
“Tidak ada yang mengenal, tidak ada yang mencurigai, tidak ada identitas yang ditemukan,” ucapnya.

Kata dia, Polisi bersama petugas Puskesmas setempat pun langsung membawa keduanya ke IGD RSUD Sumedang, agar mendapat penanganan medis. Selain bungkus racun tikus, di lokasi kejadian juga ditemukan beberapa buah pisang dan kursi roda, yang diduga milik mereka.

Sumber Radar Sumedang menyebutkan, keduanya diduga pasangan suami istri bernama Helbert Sumayku (47) dan Kiki Wulandini (47), warga Desa Cikeunyi Wetan Kelurahan Cileunyi Kabupaten Bandung.

Belum diketahui motiv keduanya melakukan percobaan bunuh diri, karena keduanya masih dalam keadaan kritis di IGD RDUD Sumedang, sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Sumedang, Dahlan Indrayana mengatakan pihaknya menerima dua pasien tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kami terima satu pasien laki-laki dan satu pasien perempuan dari pihak kepolisian, berdasarkan keterangan mereka sudah minum racun tikus,” katanya Kamis sore.

Mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan pertolongan pada kedua pasien.

“Sudah kami berikan pertolongan maksimal, tapi tapi pasien tetap tidak sadarkan diri, masih pingsan,” ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada keluarga korban yang datang ke rumah sakit.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, sampai sekarang tidak ada pihak keluarga yang bisa dihubungi,” ujarnya.

Dari sumber Radar Sumedang, kedua pasien akhirnya meninggal dunia Kamis sore di RSUD Sumedang. Pasien wanita meninggal sekitar pukul 17.15 WIB. Sementara pasien laki-laki meninggal berselang 5 menit kemudian. (gun)