Bupati Larang Warga Sumedang Rayakan Malam Pergantian Tahun

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Pemerintah Kabupaten melarang keras perayaan pesta pada momen pergantian malam tahun baru.

Larangan tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir terhadap masyarakat Sumedang, melalui Surat Edaran, yang dikeluarkan per tanggal 17 Desember 2020. Selain untuk masyarakat, Surat Edaran juga ditujukan kepada pihak manajer hotel, menajemen pusat perbelanjaan, pemilik cafe/restaurant, pemilik tampat hiburan dan semua kalangan masyarakat Sumedang.

Dalam Surat Edaran itu, larangan perayaan tahun baru tersebut diberlakukan atas dasar pertimbangan penyebaran Covid-19 yang terus meningkat serta banyak menimbulkan korban jiwa. Dimana, kata Dony berdasarkan data dari pusat informasi covid-19 Kabupaten Sumedang, sampai tanggal 16 Desember 2020 total kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Sumedang sebanyak 701 orang. Sehingga Kabupaten Sumedang saat ini masuk salam zona oranye atau zona dengan level kewaspadaan risiko sedang.

“Kami tegaskan larangan ini untuk kewaspadaan semua masyarakat agar bisa terhindar dari covid-19,” tulisnya.

Bupati mengimbau agar masyarakat tidak merayakan pergantian tahun baru dengan keluar rumah atau mengadakan pesta. Alangkah baiknya perayaan pergantian tahun dilaksanakan sengan tafakur atau intropeksi dan senantiasa berdoa agar pandemi bisa segera berakhir. Dalam surat itu Pemkab Sumedang mengancam akan memberi sanksi tegas bagi yang kedapatan melanggar Surat Edaran itu.

“Perayaan bisa berdampak kerumunan dan bisa berpotensi terjadinya penyebaran corona. Apabila tetap melakaanakan kegiaran perayaan maka akan dikenakan sanksi sesuai Perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,” ujarnya. (gun)