Antisipasi Lonjakan Pengunjung Libur Nataru, Polsek Imbau Tempat Wisata Terapkan Prokes

oleh -
??????

CIBUGEL, RADARSUMEDANG.ID – Polsek Cibugel mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung ke tempat wisata saat momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (nataru). Tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di wilayah Kecamatan Cibugel diantaranya objek wisata Dupang, dan kolam renang Balong Geulis.

Kapolsek Cibugel, AKP Idan Wahyudin mengatakan, Ia beserta jajarannya mendatangi langsung tempat wisata untuk memberi himbauan, agar protokol kesehatan tetap dijalankan.

“Kami dari jajaran Polsek Cibugel di momen Natal dan Tahun Baru ini selalu mendatangi tempat-tempat yang biasa dikunjungi oleh masyarakat, untuk tetap menjalani protokol kesehatan, baik itu memakai masker, menjaga jarak, dan lain sebagainya,” kata Idan, Rabu (23/12).

Kata Idan, pihaknya juga selalu berkoodinasi dengan pengelola tempat hiburan dan rekreasi agar menjalankan aturan yang ditetapkan pemerintah di masa pandemi COVID-19.

“Dalam hal ini kami juga membatasi pengunjung agar maksimal 50 persen kapasitas. Seperti di objek wisata Balong Geulis yang kapasitas 400 pengunjung, pengelola hanya membatasi sampai 150 pengunjung, ini berarti mereka lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatannya,” ucapnya.

Kapolsek menuturkan, satu hari menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sudah terjadi peningkatan pengunjung tempat wisata.
“Saat ini memang sedang masa-masa libur panjang, sudah ada peningkatan, bahkan dari luar kota sudah banyak yang datang. Namun kami tetap menghimbau kepada pengunjung untuk tetap menjalankan protokol kesehatan,” ucapnya.

Pemilik objek wisata kolam renang Balong Geulis, Dadang Romansyah mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi membludaknya pengunjung saat libur panjang nanti. Menurutnya momen nataru akan dimanfaatkan banyak masyarakat untuk hiburan.

“Sebagaimana Surat Edaran dari bupati, penanganan protokol kesehatan harus kami terapkan, di depan itu kami sediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan kami juga lakukan tes suhu tubuh,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Dadang, Ia juga sudah menyiapkan satgas internal yang akan menegur pengunjung jika ada yang berkerumun.
“Tentu saja di sini kami atur supaya pengunjung tidak terlalu berkerumun,” ucapnya.

Dadang menyebutkan, hingga hingga saat ini jumlah pengunjung Balong Geulis masih relatif sama dengan hari-hari biasa, karena belum memasuki momen libur panjang.

“Namun saya yakin nanti mulai tanggal 25 (Desember) sampai Tahun Baru sepertinya akan terjadi penambahan pengunjung, dan kami sudah antisipasi itu,” ucapnya.

Adapun untuk kapasitas Balong Geulis sebanyak 500 orang, namun di masa pandemi ini Ia membatasi jumlah pengunjung maksimal 200 orang saja.
“Kalaupun ada yang menunggu di luar nanti kami atur sedemikian rupa supaya mereka bisa masuk bergantian,” ucapnya. (gun)