Kwarcab Sumedang Gelar Kursus Mahir Dasar Secara Virtual

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Upaya menyiapkan pembina pramuka yang handal dan mahir untuk membina anggota pramuka di gugus depan. Kwartir Cabang Pramuka Sumedang bersama dengan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Cabang Sumedang menggelar kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD).

Kegiatan KMD yang diikuti oleh 40 peserta dari berbagai utusan tersebut dilaksanakan selama 8 hari mulai dari hari tanggal 23 hingga 31 Desember 2020.

Berbeda dengan pelaksanaan KMD di tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan KMD saat ini dilaksanakan di masa Pandemi sehingga pelaksanaannya yang biasanya dilaksanakan di alam terbuka kini dilaksanakan secara virtual atau online.

Ketua Harian Kwarcab Sumedang, H Dedi Hermawan Charis mengatakan bahwa di Kabupaten Sumedang sangat dibutuhkan para pembina yang mahir dalam melaksanakan pembinaan terhadap anak didik atau anggota pramuka khususnya untuk ditingkat Siaga, Penggalang dan Penegak.

“Seiring perkembangan jaman kemudian semakin sedikitnya pembina pramuka yang mengerti dan paham bagaimana cara pembelajaran atau pembinaan terhadap peserta didik maka kami dari kwarcab ingin mencetak para pembina pramuka di Kabupaten Sumedang yang mahir sesuai dengan golongan atau tingkatan di gerakan pramuka,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Dedi, awalnya pelaksanaan KMD tahun 2020 akan dilaksanakan di alam terbuka sekaligus melaksanakan perkemahan. Namun karena kondisi atau situasi perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Sumedang mengalami lonjakan maka kegiatan KMD tahun 2020 dilaksanakan secara virtual.

“Saat ini Kabupaten Sumedang berada pada posisi zona oranye, maka kita harus mendukung langkah-langkah pemerintah dalam upaya pencegahan penularan covid-19 dengan cara melaksanakan protokol kesehatan,” sebutnya.

Meski pelaksanaan KMD dilaksanakan secara Virtual, namun kata Dedi, tidak mengurangi semangat baik para pelatih maupun peserta dalam melaksanakan proses kegiatan kursus tersebut.

“Saya turut memantau pelaksanaan KMD ini meski dilaksanakan secara virtual namun pelaksanaannya berjalan dengan lancar bahkan kegiatan tetap mengacu kepada proses kegiatan kepramukaan yaitu kegiatan yang menarik, menantang dan menyenangkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Pusdiklatcab Sumedang, Suryati menyebut meski dilaksanakan secara virtual, pihaknya dari Pusdiklatcab sudah menyiapkan ramuan-ramuan atau materi yang disampaikan dikemas dengan sedemikian rupa sehingga pelaksanaan pembelajaran KMD tetap berjalan dengan harapan.

“Virtual ini dilaksanakan selama 5 hari dan kita juga tetap ada praktek yaitu selama 2 hari namun pelaksnaannya dilakukan secara terbatas yaitu dibagi kelompok dengan jumlah kelompok hanya 8 orang dan dilaksanakan di tempat yang berbeda dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” pungkasnya. (Isl).