Sumedang Masuk Zona Oranye, Siapapun Kedapatan Langgar Prokes Langsung Didenda

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir kembali menegaskan akan tetap melanjutkan penerapan Perbup 128/2020 tentang pengenaan sanksi administratif kepada pelanggar tertib kesehatan dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Itu artinya bagi siapapun yang melanggar Perbup tersebut. Maka petugas dari Divisi Penegakan Hukum dan Pendisiplinan (Gakum) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang tak hanya akan menindak yang tak pakai masker, melainkan langsung memberlakukan denda di tempat.

“Perlu diketahui, sampai saat ini penyebaran kasus positif Covid-19 semakin meningkat, jumlah sebaran tiap kecamatan juga semakin merata. Sehingga berkat masukan semua pihak terutama dari Forkopimda, kami telah tetapkan kebijakan baru dalam revisi perbup sanksi administratif bagi pelanggar tertib sanksi langsung berat,” kata Bupati saat melakukan monitoring intensifikasi Perbup 128/2020 di depan Mall Pelayanan Publik, Sabtu (26/12).

Semula dikatakan Bupati, Perbup ini telah disosialisasikan pada 2 minggu terkahir saat eskalasi Covid-19 semakin tak terkendali di Sumedang.

Upaya ini lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan ketaatan dan kepatuhan warga masyarakat terhadap penerapan prokes dan memberikan efek jera.

“Kita akan memaksimalkan beberapa tempat ramai supaya dipastikan warga betul-betul paham. Razia di jalan seperti ini juga akan terus dilakukan sehingga betul-betul para pelanggar ini jera,” ujarnya seraya menambahkan juga akan masif si semua kecamatan.

Ia menambahkan, saat ini posisi Sumedang berada di level kewaspadaan zona orangye dengan tingkat penyebaran sedang.

“Oleh sebab itu dengan efektivitas Perbup ini maka ikhtiar kami untuk melindungi segenap jiwa raga dari Covid-19 diharapkan sampai kepada masyarakat. Setiap aturan akan kami evaluasi secara terus menerus tergantung situasi dan kondisi,” tuntasnya. (jim)