Bupati Pastikan Pelaku Perjalanan Dari Zona Merah Lakukan PCR Antigen

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari pelaku perjalanan di libur akhir tahun, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memastikan pihaknya bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan melalui Terminal Ciakar Tipe A telah mensiagakan layanan PCR Antigen.

“Perlu kami tegaskan kembali bahwa pelaku perjalanan dari zona merah yang masuk melalui angkutan umum akan kami cek di Terminal Ciakar,” ucap Bupati disela monitoring intensifikasi Perbup 128/2020 di MPP, Sabtu (26/12)

Tak sampai disitu, petugas Gakum yang stasioner dan mobile juga telah diperintahkan untuk memastikan bahwa yang bersangkutan (yang berasal dari zona merah) mengantongi keterangan PCR Antigen dari daerah asal.

“Jadi nanti akan dipastikan betul-betul, apakah mereka datang bawa hasil rapid Antigen. Kalau tidak diupayakan swab dulu di terminal, kami sudah siapkan untuk pelaku perjalanan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan Radar Sumedang sebelumnya, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menggelar PCR antigen di Terminal Tipe A Ciakar.

PCR antigen gratis ini rencanannya berlaku selama 10 hari ke depan, di mulai sejak hari Kamis (24/12).

Kepala Dinas Kesehatan Sumedang, Dadang Sulaeman menuturkan, sasaran PCR antigen ini adalah para penumpang bus, baik yang akan pergi ke luar kota, maupun yang datang dari luar kota.

“Rencananya kami ada dua shift, yakni shift pagi dan shift siang, dan targetnya adalah 300 orang dilakukan PCR antigen,” ujarnya.

Dikatakan, masyarakat sangat antusias melakukan PCR antigen tersebut. Ini melihat jumlah masyarakat yang melakukan tes PCR antigen pada hari pertama melebihi yang ditargetkan.

“Kalau 10 hari itu kan artinya per hari 30 orang, nah sekarang saja sudah ada 35, ini artinya bisa saja dalam 5 hari sudah selesai,” ucapnya.

Kepala Koordinator Terminal Tipe A Ciakar Kementerian Perhubungan, Dadang Suganda mengatakan, tes PCR antigen ini bertujuan mendeteksi dini Covid-19. Penumpang yang yang hasilnya positif akan langsung ditindaklanjuti oleh tim kesehatan.

“Kalau ada yang terdeteksi di sini kan bisa langsung dikarantina di sini, yang kami khawatirkan ada yang terdeteksi saat di luar kota, maka yang bersangkutan akan dikarantina di sana,” ujarnya.

Dikatakan, tes PCR antigen gratis ini bertujuan membantu masyarakat yang akan bepergian ke luar kota. Mereka nantinya akan dibekali surat keterangan PCR antigen.
“Karena teman-teman kami di luar kota sana juga sudah memberlakukan hal yang sama,” ucapnya.

Lebih jauh Dadang menuturkan, sejak angka kasus Covid-19 naik, terjadi penurunan angka penumpang di Terminal Tipe A Ciakar. Ia menggambarkan, beberapa hari terakhir ini, dalam sehari penumpang yang berangkat ke wilayah Jakarta hanya 20 sampai 30 orang saja.

“Begitu juga kedatangan, saya juga dapat info dari pengemudi di Jakarta, mereka sudah dapat banyak calon penumpang, tapi begitu ada tim swab datang mereka langsung bubar,” ungkapnya.

Oleh karena itu Ia menekankan kepada masyarakat yang akan bepergian ke luar kota agar menyertakan surat keterangan tes PCR antigen, agar aman saat sampai kota tujuan. (jim/gun).