Pedagang Ubi dan Tape di Cadas Pangeran Berharap Bisa Segera Tempati Kios Mereka

oleh -
Deretan kios atau warung ubi dan tape di cadas pangeran yang sudah rampung dibangun pemerintah

PAMULIHAN,RADARSUMEDANG.ID – Sejumlah pedagang Ubi dan Tape di Cadas Pangeran tepatnya di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan mengharapkan agar secepatnya bisa menempati kios atau warung yang sudah rampung dibangun oleh Pemerintah.

Kepala Desa Cigendel Mulyana membenarkan adanya permintaan para pedagang yang mengharapkan secepatnya bisa menempati kios-kios itu.

“Pedagang mulai menanyakan kepada Kami (Pemdes Cigendel) ingin secepatnya menempati kios, karena sebagian dari mereka semenjak dibangun mereka tidak berjualan,” ucapnya kepada Radar Sumedang.

Mulyana mengaku, sebelum dan selama pembangunan kios tersebut pihaknya tidak dilibatkan sama sekali. Padahal, sudah beberapa kali dilakukan rapat dengan dinas terkait.

“Kami bingung ketika ada pedagang yang menanyakan hal itu, mungkin, kalau ada komunikasi yang baik dengan pengelola atau pemborong kami bisa menjelaskan kepada warga, termasuk kios lainnya yang belum ada kejelasan pembangunan padahal sudah dilakukan pengajuan,” tambahnya.

Mulyana mengaku sudah 3 kali mengikuti rapat pembahasan mengenai penataan kios tersebut dengan batas waktu penataan harus rampung tanggal 23 Desember 2020 lalu.

“Anggarannya sekitar 200 juta untuk 9 warung, namun yang menjadi masalah ada 40 warung dan meminta untuk ditata pula,” tambahnya.

Menurutnya, untuk menata kembali warung yang belum tercakup telah dibuatkan proposal yang ditujukan ke Bank Bjb, sehingga nanti bisa dialokasikan dana dari CSR Bjb.

“Pengajuan melalui proposal sudah dilayangkan, namun sampai saat ini belum terealisasi, karena apabila hanya separo dikhawatirkan terjadi kecemburuan sosial dikalangan pedagang,” tambahnya. (tha)