Area Mendarat Paralayang di Jatigede Jadi Tempat Favorit Pengunjung Untuk Swafoto

oleh -

DARMARAJA,RADARSUMEDANG.ID – Area mendarat paralayang di kawasan waduk Jatigede tepatnya di wisata Buricak Burinong, Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja kini menjadi spot swafoto paling banyak dikunjungi oleh pengunjung wisata.

Hamparan area mendarat yang dibangun dari susunan kayu ditambah aksentuasi pagar kayu tersebut menjadi tempat favorit swafoto, karena memiliki keindahan dengan latar belakang hamparan air Bendungan Jatigede.

“Arsitekturalnya juga sangat indah untuk difoto. Kalau di foto terkesan dimana. Pokoknya bagus banget untuk foto-foto,” ujar Safitri warga Cibatu, Garut yang sempat mengunjungi Cisema.

Indahnya suasana di area pendaratan paralayang juga mengundang para pehobi foto untuk hunting foto.
Para komunitas pehobi foto dari sejumlah daerah juga mendatangi tempat tersebut.

“Bagus view nya diambil saat sunrise (matahari terbenam). Jadi cahaya dan warna matahari terekam,” kata, Cevi, pengunjung asal Sindang Sumedang.

Cevi mengatakan tempat tersebut sangat instagramable. Kedepan pasti akan bertambah banyak pengunjung.

Petugas parkir di area Cisema, Iwan Sunarya menyebutkan, hingga kini sudah ribuan pengunjung yang berfoto di area pendaratan tersebut. Tak ada karcis masuk yang dibebankan pada para pengunjung

Seperti diketahui, pengembangan infrastruktur wisata di Cisema telah dibangun oleh bantuan provinsi. Pengembangan wisata diharapkan meningkatkan roda ekonomi warga setempat pada khususunya dan masyarakat Darmaraja pada umumnya.

“Kami menyambut baik pembangunan sarana prasarana wisata di Cisema. Mudah-mudahan jadi pendongkrak taraf hidup kami sebagai warga eks genangan Jatigede,” ujar Kades Pakualam, Sopyan Iskandar, Rabu (6/1/2021).

Menurut Sopyan, kondisi alam di Cisema memang sangat potensial untuk dikembangkan. Diantaranya ada kawasan Buricak Burinong, pusat warung kuliner, bukit yang bisa menjadi take off paralayang, hutan desa dan pesisir bendungan.

“Dengan turunnya anggaran untuk pengembangan wisata, kami sangat bangga. Semoga berjalan lancar dan terwujud destinasi wisata yang bisa menjadi kebanggaan Sumedang dan tentunya bisa mengangkat ekonomi warga kami,” tuturnya.

Kata Sopyan guna mendukung terwujudnya desa wisata, pihak pemerintah desa telah melakukan sejumlah langkah. Antara lain menyiapkan SDM yang bisa bergerak di bidang wisata, pelatihan-pelatihan UMKM dan pemandu wisata serta pemeliharaan insfratsruktur.

“Dimana nanti setelah terwujud kami dan masyarakat bisa berdaya sebagai ujung tombak dalam tata kelola tempat wisata dan pendukung UMKM wisata,” ucapnya. (gun)