Hari Kedua PPKM di Sumedang, Pelanggar Prokes Mulai Berkurang

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Hari kedua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sumedang, Divisi Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang bahwa pelanggaran terhadap protokol kesehatan dalam pengenaan sanksi administratif mengalami penurunan.

“Iya betul hari ini terjadi penurunan pelanggar protokol kesehatan dari kasus sebelumnya pada hari Senin kemarin 207 pelanggar dan sekarang hari Selasa terjaring 146 pelanggar,” kata anggota Divisi Gakum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Yan Mahal Rizal kepada Radar Sumedang, Selasa (12/1).

Alhasil dirinya berharap melalui pengenaan sanksi administratif berupa denda ditempat ini bisa menghasilkan efek jera bagi semua warga masyarakat Kabupaten Sumedang juga yang melintas ke wilayah Kabupaten Sumedang.

Pasalnya saat ini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang resmi memberlakukan PPKM. Artinya ada beberapa pembatasan dalam kegiatan masyarakat selama 15 hari kedepan.

Ia menjelaskan, sebagaimana saat rakor Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Pa Bupati telah mengeluarkan keputusan Bupati tentang PPKM sehingga pembatasan ini mencakup ke berbagai sektor.

Ada pembatasan kegiatan seperti work from home (WFH) kembali diberlakukan. Kemudian juga pusat perbelanjaan dibatasi jam operasionalnya sampai dengan jam 19.00 malam. Begitu juga tempat-tempat makan dan minum sebagai kegiatan usaha lainnya termasuk kegiatan sosial dan keagamaan pun itu dibatasi hampir 50% dari kapasitas yang ada,” paparnya.

Disamping itu pula lanjut Rizal, selain juga daripada pemberlakuan PPKM di Kabupaten Sumedang pihaknya juga terus melaksanakan penerapan sanksi administrasi peraturan Bupati 128/2020.

“Sanksi ini diperuntukkan bagi perorangan dan penggunaan moda transportasi baik itu secara pribadi, dinas dan kendaraan umum. Termasuk di dalamnya pembatasan jumlah anggota yang ada di kendaraan tersebut,” imbuh Rizal. (jim)