Pengrajin Perahu di Cipondoh Kini Dapat Pesanan Keluar Sumedang

oleh -

JATINUNGGAL,RADARSUMEDANG.ID – Kelompok usaha bersama (Kube) nelayan Cipondoh Desa Pawenang Kecamatan Jatinunggal bisa memproduksi puluhan perahu pesanan konsumen. Terkahir, Kube Cipondoh sedang memproduksi 10 perahu pesanan Pemkab Sumedang.

Koordinator perajin perahu, Teten Sutendi menyebutkan, hingga kini perajin tak hanya membuat perahu untuk kepentingan nelayan di wilayah perairan Jatigede saja. Tapi telah memproduksi perahu untuk dipasarkan keluar Sumedang.

“Terkahir kami mendapatkan pesanan dari Pemkab Sumedang sebanyak 10 unit. Kami kerjakan bersama untuk lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan,” ujar Teten, Kamis (14/1).

Teten menyebutkan, perahu -perahu yang dipesan Pemkab Sumedang dibuat untuk kepentingan keparawisataan di wilayah perairan Waduk Jatigede. Sehingga harus memiliki kualitas yang bagus dan ornamen yang menarik.

“Kami juga harus menyiapkan bahan yang berkualitas agar konsumen puas. Dan pekerjanya pun asli dari Cipondoh,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kube Nelayan Cipondoh, Maman Sukarman (40) menyebutkan, permintaan sampan kayu dan perahu biasanya datang dari nelayan di wilayah perairan Waduk Jatigede, seperti dari Cibunut (Jatigede), Munjul (Darmaraja) dan wilayah lainnya.
Bahkan kata dia, baru-baru ini ada permintaan dari luar Sumedang.

“Kini setiap minggunya memang ada pesanan terus. Sebelumnya sampan dan perahu yang kami produksi sudah banyak terjual ke sejumlah nelayan,” ujar Maman.

Ia menyebutkan, kelompoknya mulai menekuni pembuatan sampan dari sekitar satu tahun lalu. Puluhan unit sampan perahu telah di produksi kelompoknya dan semuanya bisa terjual.
Bahkan setelah itu, permintaan produksi terus meningkat

Maman menguraikan, untuk membuat satu unit sampan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Sampan yang dibuat berukuran panjang 6 meter sampai 8 meter dengan lebar 80 hingga 100 cm.
Adapun bahan baku sampan biasanya menggunakan kayu mahoni dan kayu suren.

“Selama proses pembuatan kami kerjakan bersama-sama dari mulai pemotongan kayu, pemilahan kayu, penyusunan struktur badan sampan hingga proses pengecatan dan finishing,” tuturnya. (gun)