PT Taspen Serahkan Asuransi Untuk Ahli Waris Almarhum Yedi dan Suhanda

oleh -

CIMANGGUNG – PT Taspen (Persero) menyerahkan manfaat tabungan hari tua, asuransi kematian dan jaminan kematian kepada ahli waris Yedi S.Sos dan ahli waris Suhanda S.Sos,.M.Si.

Diketahui, Yedi dan Suhanda merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mereka adalah peserta Taspen yang gugur saat sedang bertugas di lokasi bencana dan terkena musibah longsor susulan.

Tabungan hari tua dan asuransi kematian diserahkan kepada ahli waris Almarhum Bapak Yedi S.Sos (Pegawai ASN pada Dinas BPBD Pemkab Sumedang) dan Almarhum Bapak Suhanda S.Sos M.Si (Pegawai ASN pada Kantor Kecamatan Cimanggung Pemkab Sumedang) dengan pembayaran melalui rekening.

Branch Manager PT TASPEN (Persero) KCU Bandung, Andi Purwadi menghaturkan duka yang mendalam atas musibah dan kepergian para korban bencana. Begitu juga kepada ASN yang gugur saat menjalankan tugas evakuasi korban dan penanggulangan bencana.

“Ini sebagai wujud layanan klaim otomatis pada peserta, semoga aksi ini dapat membantu keluarga korban. Kami harapkan semua non ASN dapat segera terdaftar menjadi peserta Taspen sehingga kami dapat memproteksi non ASN dalam hal Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” ucapnya kepada Radar Sumedang.

Jaminan tersebut, kata ia, terwujud layanan yang baik berkat sinergi dan kerjasama antara Taspen KCU Bandung dengan jajaran Pegawai ASN pada semua satuan kerja dilingkungan pemerintah Kabupaten Sumedang.

“PT Taspen (Persero) mewujudkan perannya sebagai agent of development dengan melakukan aksi taspen peduli pada korban bencana tanah longsor di Sumedang, melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa uang sebesar Rp50 juta beserta paket sembako sebanyak 100 buah paket berisi 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak dan 1 kg tepung terigu,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan SE menyambut itikad baik dan menyampaikan terima kasih kepada Taspen atas perhatiannya pada lingkungan Pemerintah Daerah Sumedang.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh korban bencana longsor, pemberian sembako dapat menjadi pasokan pangan kepada korban di tempat pengungsian, serta bantuan tunai dapat digunakan untuk rehabilitasi fasilitas umum di lingkungan bencana. Semoga hal ini membuat kita semakin bersatu tidak hanya pada saat bencana seperti ini tetapi juga pada kesempatan lainnya,” ucapnya.

Wabup menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kewaspadaan dari berbagai bencana yang tidak dapat diprediksi.

“Saya mengapresiasi layanan Taspen dengan cepat, melalui Taspen layanan klaim otomatis tidak perlu repot mengurus pemberkasan, dapat segera diproses dan masuk ke rekening ahli waris yang berhak,” tutupnya.

Perlu diketahui bahwa penyerahan Asuransi yang diterima ahli waris Alm Suhanda sekitar Rp105 juta lebih, dan ahli waris Alm Yedi sekitar Rp 123 juta lebih. (tha)