Warga Mekarasih Jatigede Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

oleh -

JATIGEDE,RADARSUMEDANG.ID – Ratusan KK warga Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede tidak akan mengalami kesulitan air bersih lagi ketika musim kemarau tiba. Kebutuhan air bersih warga Mekarasih akan terpenuhi dengan program Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang telah dibangun pada 2020 akhir. Dengan dibangunnya Pamsimas, warga tidak akan mengeluarkan uang untuk membeli air bersih ketika musim kemarau.

Kepala Dusun Dua, Desa Mekarasih, Sihabudin menyebutkan, sebelumnya jika musim kemarau bahkan musim hujan 50 persen warga Desa Mekarasih selalu kesulitan air bersih.
Bahkan saat kemarau, warga harus mengambil air dari sumber mata air yang berjarak 2 kilometer. Sejumlah warga malah terpaksa membeli air meski mengeluarkan biaya yang lumayan besar.

“Selama ini untuk pemenuhan ketersediaan air, warga hanya mengulur air menggunakan selang yang berasal dari air resapan yang ada di perbukitan. Ada juga yang memiliki sumur namun kalau kemarau kering,kalau musim hujan kualitas airnya juga kotor,” kata Sihabudin, Senin (18/1).

Setelah dibangunnya sarana Pamsimas, kata dia, paling tidak sebanyak 200 kk akan terakomodir pemenuhan air bersihnya. Saat ini telah direalisasikan pemasangan intalasi pipa air ke sebanyak 70 sambungan rumah.
Kemudian, selanjutnya ditargetkan hingga 200 rumah bisa terpasang intalasi pipa sambungan air.

“Akan direalisasikan secara bertahap mudah-mudahan semua warga Mekarasih bisa merasakan manfaat air bersih,” katanya.

Sarana Pamsimas di Mekarasih dibangun akhir tahun 2020 bantuan dari Pemkab Sumedang senilai Rp 300 juta.
Dari bak Pamsimas bisa menampung 32 kubik air yang bisa dimanfaatkan oleh 200 sambungan rumah. Untuk kualitas air sudah melalui uji klinis dari Dinas Kesehatan.

“Air dari Pamsimas malah bisa langsung diminum karena tingkat kualitasnya yang tinggi,” katanya.

Kepala Desa Mekarasih Cecep Suryana mengatakan dengan adanya Pamsimas warga masyarakat akan terjamin kesehatannya dan tingkat kesejahteraan warga akan meningkat. Pembangunan Pamsimas tak hanya mengandalkan bantuan pemerintah saja. Tapi hampir sebagian besar biaya hasil swadaya masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan. Mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasikan kembali sarana air bersih lainnya. Sehingga warga kami bisa menikmati air bersih meski musim kemarau,” katanya. (gun)