Sudah 14 Tahun Mengidap Diabetes, Asep Mengaku Tenang Ada JKN-KIS

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Diabetes melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) darah. Maka dari itu, para penderita diabetes penting untuk selalu rutin memantau dan menjaga kadar gula darah agar tetap normal.

Asep Ruhiyat (47) adalah salah satu peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang kini tengah menjalani kontrol diabetes rutin dengan memanfaatkan Program JKN-KIS.

Keseharian Asep adalah berjualan bakso di depan rumah dengan istri serta 2 anak, begitu rutinitasnya tiap hari, ia mengatakan jika dirinya sudah lama rutin menjalani pengobatan rawat jalan dengan memanfaatkan kartu JKN-KIS yang ia miliki.

“Saya sudah beberapa tahun ini terdiagnosa diabetes melitus. Awalnya saya merasa tidak enak badan dan segera berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Saat menjalani pemeriksaan dokter menyarankan untuk mengecek darah lengkap dan setelah hasil pemeriksaan keluar baru diketahui kalau saya menderita diabetes melitus,” ujar Asep saat ditemui di rumahnya Dusun Cijaha Desa Cipancar Kec. Sumedang Selatan.

Asep mengatakan kalau dirinya terus mengonsumsi obat dan pastinya menghabiskan banyak biaya. Dirinya merasa terbantu karena sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS dikala ia membutuhkan pengobatan rutin.

“Selama 14 tahun menjalani rutin kontrol ke Rumah Sakit beberapa tahun ini, saya tidak pernah memikirkan biaya yang akan dikeluarkan. Semua biaya pengobatan saya ditanggung oleh Program JKN-KIS karena sudah mengikuti prosedur pelayanannya,” terang Asep.

Asep menambahkan, walaupun dengan keterbatasan 1 tangan, ia juga harus mengontrol pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian serta makanan rendah kalori dan lemak. Asep juga mengatakan kalau dirinya sudah terdaftar sebagai peserta Program Rujuk Balik (PRB) dan Pengelolaan Program Penyakit Kronis (Prolanis) pada Program JKN-KIS.

“Dengan mengikuti program ini, saya jadi bisa mengontrol kondisi badan saya agar diabetes saya terkelola dengan baik. Karena manfaatnya yang menurut saya lumayan besar, saya jadi sering mempromosikan PRB dan Prolanis ke teman-teman saya yang menderita kondisi serupa. Harapannya mereka juga bisa ikut menjadi peserta PRB dan Prolanis,” katanya. (Isl/rls)