Menteri Hingga Politisi Berdatangan Kunjungi Pengungsi

oleh -
Ketua DPD PAN Kab. Sumedang Ajat Sudrajat saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada korban longsor Cimanggung dsn Banjir Jatinangor, belum lama ini

CIMANGGUNG,RADARSUMEDANG.ID – Musibah longsor dan banjir yang menimpa warga di Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor beberapa waktu lalu begitu menarik perhatian publik.

Bantuan pun setiap hari terus berdatangan, baik dari penduduk lokal maupun dari luar kabupaten sumedang. bahkan Kepala BPNP, Menteri Sosial, Menteri PUPR, Menteri Kesehatan hingga Menteri Pemberdayaan Peremuan dan Anak pun turut datang untuk menyantuni serta memberikan bantuan dari pemerintah pusat.

Begitu juga sejumlah politisi baik yang duduk di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi hingga DPR RI. Selain itu juga tampak anggota DPD RI yang mengunjungi para korban di lokasi pengungsian sekaligus memberikan bantuan.

Salah satunya anggota DPR RI Dapil Jabar IX, Farah Puteri Nahlia. Ia datang ke lokasi pengungsian bersama dengan jajaran pengurus DPD PAN Sumedang untuk menyerahkan bantuan logistik kepada para pengungsi terdampak longsor Cimanggung dan banjir di Jatinangor.

Menurut Ketua DPD PAN Sumedang, Ajat Sudrajat, sebanyak 1000 bantuan logistik tersebut merupakan paket sembako yang bisa digunakan oleh para korban bencana.

“Bantuan ini merupakan amanat dari dari Neng Farah yang diberikan kepada para korban bencana. Karena sebagaimana diketahui bersama bahwa di Sumedang tidak hanya telah terjadi longsor saja, namun banjir pun terjadi di beberapa titik wilayah kecamatan Jatinangor,” kata Ajat kepada Radar Sumedang di posko pengungsian SBG.

Tak sampai disitu, Ajat menerangkan selain sembako kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat longsor di Cimanggung diberikan pula santunan berupa uang.

“Pemberian sembako dan santunan ini diberikan langsung kepada korban secara door to door. Jadi setiap kami turun ke lokasi bencana, kami berikan langsung kepada warga yang membutuhkan,” terang Ajat.

Senada dengan Anggota DPRD Sumedang Komisi IV, Yulianti yang juga kader PAN asal Dapil VI mendorong agar Pemerintah Daerah dan Provinsi terus mengoptimalkan penanganan bagi korban bencana longsor terutama di tempat pengungsian.

“Sejauh ini, penanganan terhadap pengungsi dampak bencana longsor di desa Cihanjuang tidak menemukan kendala. Namun demikian, penanganan pemulihan pasca terjadi bencana longsor ini yang barangkali harus segera di realisasikan,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap agar para korban yang tinggal di pengungsian itu tidak terlalu lama berada di posko pengungsian. Mengingat banyak anak-anak yang harus merasakan hawa dingin saat malam atau hujan.

“Tentu, kondisi di pengungsian memang memprihatinkan, tidak senyaman tinggal di rumah. Maka dari itu, kita berharap proses relokasi untuk tinggal di rumah baru harus di percepat,” tandasnya. (jim)