Tilep Uang Nasabah, Seorang Kasir Terancam Dipenjara

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Seorang kasir yang diduga bekerja disalah satu unit perusahaan BUMN di Kabupaten Sumedang harus merasakan dinginnya jeruji besi.

Betapa tidak, atas perbuatannya yang melakukan kecurangan dengan menggelapkan uang nasabah menjadi menjadi penyebab dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian dan juga dengan kejaksaan negeri (kejari) Sumedang.

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, Muhammad Iqbal Firdaozi mengatakan, tersangka berinisial DM diduga tidak menyetorkan uang nasabah ke Perusahaan tempatnya bekerja.

Perbuatannya terendus setelah pihak perusahaan melakukan Audit internal.

“Jadi Nasabah yang menyetorkan itu menerima bukti pembayaran. Tetapi uang dari nasabah itu tidak disetorkan ke perusahaan oleh DM,” kata Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/1).

Parahnya kata Iqbal, perbuatan DM diduga telah dilakukan berkali-kali yang dilakukan sekitar tahun 2019, sehingga menimbulkan kerugian kurang lebih Rp. 500 juta.

“Kasus ini merupakan pelimpahan dari Polres Sumedang yang penyidikannya dilakukan diawal tahun 2020 lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut sambung Iqbal, tersangka DM kini telah dilakukan penahanan sementara. Kemudian dalam waktu dekat akan dilakukan persidangan.

“Insya Allah dalam waktu, akan dilakukan sidang terhadap tersangka,” katanya.

Sementara dikonfirmasi terpisah, pihak Pegadaian Sumedang, membantah akan hal itu. Mengingat kantor pegadaian tak hanya ada di kota Sumedang. Namun sedikitnya ada dua unit kantor yaitu, di Kecamatan Tanjungsari dan Jatinangor serta Pegadaian Syariah Sumedang yang merupakan unit dari Bandung.

“Tidak ada pegawai disini (Pegadaian Sumedang) yang berinisial DM. Mungkin yang bersangkutan bekerjanya di unit lainnya. Jadi kami tidak tahu menahu soal itu,” tukasnya.(jim).