Pergerakan Tanah di Cipicung Ancam Rumah Warga

oleh -
Pergerakan tanah di perbukitan ancam rumah warga

RADARSUMEDANG.ID, JATINUNGGAL – Sedikitnya tiga rumah warga di blok Cipicung, Desa Sarimekar, Kecamatan Jatinunggal terancam bahaya karena telah terjadi pergerakan tanah di perbukitan tak jauh dari pemukiman warga.
Pergerakan tanah di perbukitan blok Cipicung terjadi Jumat (29/1) dini hari.
Sebelumnya, satu tahun di wilayah yang sama pernah terjadi pergerakan tanah.

Camat Jatinunggal, Edi Wahyu menyebutkan, pergerakan tanah yang terjadi dini hari tersebut memang tidak mengakibatkan kerusakan pada wilayah pemukiman. Sehingga tidak menimbulkan korban baik pada bangunan rumah maupun warga.

Namun demikian, kata Edi, pergerakan tanah tersebut perlu mendapatkan pengawasan dan penanganan. Pasalnya tanah yang bergerak hampir mendekati lokasi rumah warga.

“Sudah kami data, ada tiga rumah yang berjarak sekitar 50 meter ke lahan tanah yang bergerak. Kami harus cepat mengedukasi warga agar waspada. Karena mungkin saja pergerakan tanah bisa melebar dan mendekati pemukiman,” ujar Edi, Jumat (29/1).

Menurut Edi, untuk penanganan awal, pihak kepolisian telah mengambil langkah dengan memasang pita police line. Diharapkan agar warga tidak masuk ke wilayah lahan yang bergerak.
Pihaknya juga telah memberikan pahaman terhadap keluarga yang rumahnya hampir mendekati lokasi pergerakan tanah.

“Kami juga sudah melakuian koordinasi dengan semua pihak untuk antisipasi selanjutnya,” kata Edi.

Ia menghimbau, warga masyarakat yang pemukimannya disekitar pergerakan tanah harus tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi.

Salah satu anggota Tagana yang bertugas di lokasi, Ajat Sudrajat menyampaikan, lokasi pergerakan tanah adalah perbukitan kebun dengan kemiringan landai. Luasan pergerakan tanah mencapai 3 hektar. Hingga kini, masih terlihat adanya pergerakan tanah namun dalam skala kecil.

“Sebenarnya lokasi ini dulu juga pernah bergerak. Sekarang agak sedikit bertambah luasnya,” ucapnya. (gun)